Lorenzo: Juara Dunia Belum Bisa Dipastikan

Lorenzo: Juara Dunia Belum Bisa Dipastikan

Doni Wahyudi - detikOto
Selasa, 09 Okt 2012 19:14 WIB
Lorenzo: Juara Dunia Belum Bisa Dipastikan
Jakarta -

Jorge Lorenzo menyebut persaingan menjadi juara dunia MotoGP musim ini masih sulit diprediksi, bahkan saat dirinya dalam posisi unggul dan balapan tinggal menyisakan empat seri lagi.

Mengumpulkan 290 poin, Lorenzo saat ini memimpin di puncak klasemen MotoGP. Dia unggul 33 angka dari Dani Pedrosa yang terus menguntit di urutan kedua.

Dengan tinggal ada empat balapan tersisa, peluang juara Lorenzo sesungguhnya cukup besar. Untuk bisa menjegal langkah pebalap Yamaha itu, Pedrosa harus memenangi seluruh balapan tersisa dan pada saat bersamaan Lorenzo selalu gagal finis di dua besar pada keempat race tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Lorenzo menyebut kalau peluang dirinya atau Pedrosa menjadi juara masih sulit diprediksi.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi kali ini tapi saya tak mau terlalu memikirkannya; saya hanya akan berkonsentrasi di setiap balapan, berkonsentrasi saat berkendara dan meraih hasil terbaik yang bisa saya raih," sahut Lorenzo di Autosport.

Dilanjutkan pebalap asal Spanyol itu, situasi seperti ini sudah beberapa kali dia alami sepanjang karier profesional. Dan semua berujung sukses Anda dirinya benar-benar berkonsentrasi pada persaingan dan bukannya titel.

"Dua musim pertama saya di 250 (cc) lalu di motoGP (2010), saya berada di situasi yang serupa: selalu dengan perbedaan yang kecil, atau besar tergantung bagaimana Anda melihatnya. Setiap kali saya bisa mengatasinya, saya menuntaskannya dengan menjadi juara (dunia)," lugasnya.

Stoner Ramaikan Persaingan Lorenzo-Pedrosa

Di Motegi Dani Pedrosa akan kembali bersaing dengan Jorge Lorenzo dalam berebut gelar juara dunia musim ini. Balapan bisa bertambah seru karena akan kembali diramaikan Casey Stoner yang ingin tampil sebaik mungkin sebelum pensiun.

Balapan musim ini tinggal menyisakan empat seri lagi, di mana ada maksimal 100 poin yang dapat diraih. Menilik raihan tiga pebalap teratas saat ini, Lorenzo (290 poin), Pedrosa (257) dan Stoner (186), dapat dipastikan persaingan berebut gelar juara dunia tinggal terjadi di antara Lorenzo dan Pedrosa.

Pedrosa, yang membalap untuk tim Repsol Honda, akan menjalani balapan di GP Jepang pada akhir pekan dengan semangat meluap. Meski dalam posisi tertinggal, pebalap Spanyol itu tetap layak optimistis menyusul penampilan dominannya ketika meraih kemenangan pada seri sebelumnya di Aragon.

Satu hal lain yang dapat membuat Pedrosa kian optimistis adalah fakta bahwa ia juga telah berhasil memenangi seri terakhir di Jepang, GP Jepang 2011, seraya membuat Rekor Sirkuit--dalam balapan--sebagaimana dicatat situs MotoGP.

Sementara Lorenzo, yang juga berasal dari Spanyol dan membela Yamaha, niscaya akan cenderung memilih "main aman", sebagaimana yang ia lakukan di Aragon. Toh saat ini ia masih memiliki selisih 33 angka dengan empat seri tersisa.

Persaingan antara Lorenzo dan Pedrosa di Motegi tersebut akan turut diramaikan dengan Stoner yang berencana kembali ke lintasan, setelah absen sejak Indianapolis. Stoner adalah peraih pole, sekaligus pencatat waktu lap terbaik--dalam sesi di luar balapan, pada MotoGP Jepang 2011 lalu.

Yang menarik, balapan di Motegi tahun lalu juga mengetengahkan ketiga pebalap tersebut di podium, dengan Pedrosa naik podium teratas disusul oleh Lorenzo dan Stoner.

Secara tradisional pabrikan Yamaha dan Honda, yang kini dibela ketiga pebalap tersebut, memang merupakan jawara MotoGP Jepang. Di seluruh kelas, Honda merupakan pemenang terbanyak dengan 45 kemenanangan, disusul Yamaha dengan 16 kemenangan.

Di luar tiga pebalap tersebut, persaingan sengit bisa kembali terjadi di antara Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, yang merupakan dua pebalap Monster Yamaha Tech 3. Keduanya sama-sama tengah melaju dengan oke dan mencatat posisi finis 3-4 secara bergantian dalam dua dari tiga seri terakhir.

Valentino Rossi dari Ducati juga patut mendapat perhatian. Meski di Aragon lalu cuma finis di posisi delapan, ia ketika itu mampu memamerkan laju oke. Selain itu, si Italiano pun tercatat sebagai pebalap aktif terbanyak yang pernah memenangi MotoGP Jepang--tiga kali, tak termasuk kelas 500cc.

(din/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads