Viral sejumlah SPBU Pertamina melarang motor jenis Suzuki Thunder untuk isi BBM. Soalnya, motor Thunder dengan tangki besar itu biasanya digunakan untuk 'memborong' BBM untuk kemudian dijual lagi.
Larangan Suzuki Thunder mengisi BBM terpampang di sejumlah SPBU. Ada yang berbentuk kertas ditempel ada juga spanduk besar. Di salah satu SPBU di Bekasi misalnya, terdapat pengumuman yang menyebutkan bahwa motor jenis Thunder hingga motor dengan tangki modifikasi tak akan dilayani.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun mengungkap bahwa larangan itu merupakan kebijakan dari masing-masing SPBU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait merek tertentu, hal ini tidak menjadi batasan atau kekhususan, bahkan statement dari Ketum Club Motor tersebut tidak mendapatkan kendala apa pun dalam pengisian BBM-nya di SPBU karena memang digunakan untuk kegiatan sehari-hari secara wajar," jelas Roberth kepada detikOto, Jumat (17/7/2026).
Roberth tak menampik di lapangan ada oknum yang memanfaatkan motor tersebut untuk mengisi BBM subsidi secara berulang-ulang. Ditambah lagi ada juga pengendara yang melakukan modifikasi tangki biar bisa mengisi BBM dengan jumlah lebih banyak dari motor pada umumnya. Hal tersebut yang memicu larangan mengisi BBM di beberapa SPBU Pertamina.
Secara spesifikasi, tangki BBM Suzuki Thunder memang terbesar di kelasnya. Tangki Suzuki Thunder bisa menampung bensin sebanyak 15 liter.
Pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pernah mengungkapkan, motor Thunder itu dilengkapi tangki besar untuk mengakomodasi pengendaranya yang kerap melakoni perjalanan jauh. Di eranya, Suzuki Thunder banyak digunakan untuk touring dan perjalanan jarak jauh.
Suzuki Thunder merupakan salah satu motor kopling manual yang cukup populer di eranya. Ada dua versi yang ditawarkan Suzuki, yaitu Thunder 125 cc dan 250 cc.
Untuk versi 125 cc, Suzuki Thunder dibekali mesin 4 tak, SOHC, 2 katup satu silinder 125 cc. Tenaganya mencapai 11,8 PS/9.000 rpm dengan torsi maksimal 9,4 Nm/7.500 rpm. Sementara versi 250 cc hadir dengan mesin 4 tak, SOHC, TSCC, 249 cc bertenaga 22 day kuda/7.500 rpm dengan torsi maksimal 20,5 Nm/6.000 rpm.
Suzuki Thunder populer di era tahun 2000-an. Motor ini eksis di Indonesia sejak tahun 2004, sebelum disetop produksinya pada 2015.











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan