Jadi Biang Kecelakaan, Grosjean Kena Denda dan Sanksi

Jadi Biang Kecelakaan, Grosjean Kena Denda dan Sanksi

Lucas Aditya - detikOto
Senin, 03 Sep 2012 18:36 WIB
Jadi Biang Kecelakaan, Grosjean Kena Denda dan Sanksi
Spa - Pebalap Prancis, Romain Grosjean, didakwa menjadi penyebab kecelakaan di GP Belgia. Akibatnya, ia mendapatkan hukuman larangan membalap ditambah dengan denda.

Senggolan mobil yang dikemudikan oleh Grosjean dan Lewis Hamilton menjadi awal kecelakaan di tikungan pertama Sirkuit Spa, Minggu (2/9/2012) malam WIB.

Grosjean yang tak mampu mengendalikan laju mobilnya, lantas juga menabrak mobil Fernado Alonso dan Sergio Perez. Atas kejadian itu, Reuters melansir bahwa race stewards menjatuhkan hukuman larangan membalap di GP Italia ditambah denda 50 ribu euro bagi pebalap 26 tahun itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas hukuman yang diterima Grosjean, tim yang menaunginya, Lotus, mengaku tidak akan melakukan banding. Mereka diperkirakan akan memberikan kesempatan bagi pebalap pengganti.

Sementara itu, pebalap tim Williams, Pastor Maldonado, yang melakukan jump start juga tak lepas dari hukuman. Atas ulahnya itu, pebalap asal Venezuela itu mendapatkan ganjaran penalti 10 grid dari posisi start yang ia dapat pada sesi kualifikasi di GP Italia akhir pekan ini.

Tak Cedera Parah, Alonso Mengaku Beruntung

Dalam kecelakaan tersebut, Fernando Alonso juga mengalami sedikit gangguan di punggung akibat kecelakaan di Sirkuit Spa. Tak mengalami cedera parah, driver tim Ferrari itu mengaku beruntung.

Alonso yang mengalami benturan, mengaku merasakan sakit di bagian punggungnya. Pun pegitu, pemuncak klasemen sementara pebalap dengan torehan 164 poin itu masih bersyukur bisa terhindar dari cedera yang serius.

"Saya merasakan sedikit sakit di punggung karena mengalami benturan. Sangat memalukan saya tidak bisa melanjutkan balapan. Saya tak tahu apa yang terjadi hingga melihat tayangan televisi," tegas Alonso dikutip dari Planet F1.

"Anda bisa mengalami cedera pada tangan atau kepala dengan kecelakaan seperti itu, jadi saya beruntung pada aspek itu," tambahnya.

Lebih lanjut lagi, Alonso memberikan sebuah garansi bahwa dirinya sudah akan kembali di belakang kemudi pada saat GP Italia dihelat akhir pekan depan.

"Sungguh mengecewakan tahu kehilangan poin, tapi dalam lima hari saya sudah bisa mengendarai mobil di Monza," tegas pebalap asal Spanyol itu.

Vettel: Ini Balapan yang Gila

Sedangkan pebalap tim Red Bull, Sebastian Vettel yang memulai balapan dari posisi 11 mampu finish di posisi kedua di GP Belgia. Ia lantas menyebutkan jalannya lomba di Sirkuit Spa sebagai balapan yang gila.

Vettel yang merupakan peraih pole position sekaligus pemenang tahun lalu, gagal mencatatkan waktu terbaik hingga terlempar dari grid start terdepan. Tapi, sebuah insiden tabrakan di tikungan pertama dan lap pertama memberikan keuntungan kepada pebalap asal Jerman itu.

Dengan adanya safety car yang masuk lintasan dan bertahan sampai lap kelima, sebuah strategi pun disusun oleh tim Red Bull agar Vettel bisa meraih hasil akhir yang optimal. Ketepatan strategi yang dipilih lantas berbuah manis karena sang juara bertahan mampu mengakhiri balapan dengan menempati podium kedua.

"Itu adalah balapan yang gila jika dilihat dari posisi start saya. Itu cukup gila, beruntungnya kami bisa bangkit dengan strategi yang fantastis," terang Vettel seperti dilansir Planet F1.

"Pemanggilan yang tepat, dan performa mobil cukup bagus saat balapan dan kami mampu mengambil satu tempat dalam balapan," tandasnya.

Kemenangan Spesial Buat Button

Dan driver tim McLaren, Jenson Button, sukses memenangi GP Belgia. Keberhasilan itu terasa spesial baginya karena merupakan yang pertama kali menjuarai balapan di Sirkuit Spa.

Pada seri GP Belgia, Button memang tampil sempurna. Pebalap asal Inggris itu mampu merebut pole position saat kualifikasi, lalu berhasil mengakhiri balapan sebagai pemenang.

Kemenangan yang ke-14 di sepanjang kariernya membalap di ajang adu cepat 'jet darat' itu lantas disebut Button sebagai sebuah pencapaian yang istimewa.

"Ini adalah sirkuit yang spesial bagi kebanyakan pebalap, lintasan dan juga sejarahnya, sehingga bisa mendapatkan kibaran bendera kemenangan sangatlah spesial," terang Button seperti dilansir oleh Reuters.

Dengan tambahan 25 poin dari GP Belgia ini, Button mampu memperbaiki posisi di klasemen sementara pebalap dengan naik satu tingkat ke peringkat enam dengan 101 poin. Podium teratas di seri kali ini merupakan yang kedua kalinya bagi pebalap 32 tahun itu di musim 2012.

(din/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads