'Banteng Merah' terakhir kali menang di Valencia saat Sebastian Vettel merebut podium teratas. Setelah itu, mereka harus harus rela melihat Ferrari dan McLaren bergantian berjaya di Silverstone, Nurburgring, dan Hungaroring.
Setelah balapan di Hungaroring, kompetisi Formula 1 akan rehat sejenak. Seri berikutnya, GP Belgia, baru akan diputar pada 28 Agustus mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fokus kami adalah untuk mengubahnya dan mencoba dan memenangi setiap seri. Saya berpikir bahwa pada tahap yang berbeda dalam balapan, McLaren begitu cepat dan kami juga cepat," ujar team principal Red Bull, Christian Horner, seperti dilansir Autosport.
"Kami sedang dalam masa pengembangan sekarang dan kami mendapat banyak pelajaran dalam dua pekan terakhir yang akan bermanfaat buat kami untuk balapan mendatang," sambungnya.
Meski gagal menang di tiga seri terakhir, penampilan Vettel tak membuat Horner kecewa. Pasalnya, 'Baby Schumi' tetap mampu meraup poin-poin penting.
"Saat ini persaingan di antara tiga tim sangat ketat. Bagi Seb, memasuki jeda musim panas dengan catatan enam kali menang, empat kali posisi kedua, dan sekali posisi keempat adalah hasil yang fantastis," kata Horner.
"Dia ingin menang. Dia fokus memenangi balapan dan dia akan terus berjuang. Dia juga tahu kalau suatu hari tak bisa menang, maka finis kedua bukanlah sebuah bencana," tutupnya.
Sementara itu, meski Sebastian Vettel masih bercokol di pucuk klasemen pembalap. Tetapi kebangkitan McLaren di dua seri terakhir sepertinya cukup bikin driver Red Bull itu risau.
Dengan raupan 234 poin hasil dari 11 balapan, Vettel memuncaki klasemen dengan keunggulan 85 poin dari pengejar terdekatnya, Mark Webber, yang juga merupakan rekan satu timnya.
Akan tetapi, belakangan Vettel tak lagi semendominasi seperti lajunya di awal musim. Sejak GP Eropa pada 26 Juni, si juara bertahan sudah melewati tiga seri tanpa menjejak podium teratas.
Hasil itu jelas cukup kontras dengan performa Vettel yang sebelumnya memenangi enam balapan dari total delapan seri awal, dengan dua seri lainnya dituntaskan di posisi dua.
Terkait hasil tersebut, Vettel juga secara khusus meminta Red Bull agar mewaspadai McLaren yang di dua seri terakhir sukses mengantar dua pembalapnya memenangi masing-masing balapan: Lewis Hamilton menang di Nurburgring dan Jenson Button berjaya di Hungaroring.
"Jika Anda melihat dua balapan terakhir, mereka lebih cepat dari kami jadi kami harus bisa kembali berada di depan mereka," tegas Vettel di ESPN F1.
Pun demikian, Vettel menolak disebut panik karena merasa dibayangi McLaren. Ia hanya tak menerima penurunan performa 'Banteng Merah' belaka.
"Kami harus menganalisis apa yang sudah membuat mereka jadi lebih kuat dan apa yang sudah membuat kami kehilangan sedikit waktu. Kami jelas ingin kembali ke posisi kami di awal musim," seru Vettel.
(krs/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit