Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk menghindari menggunakan kendaraan roda dua. Ini berkaitan dengan paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Diketahui, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau melanda sejumlah daerah, termasuk di Jakarta dan sekitarnya.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran Nomor KL.01.02/A/17765/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Dalam surat edaran itu disebutkan, abu vulkanik mengandung partikel berukuran kasar hingga sangat halus serta pada kondisi tertentu dapat disertai gas vulkanik yang bersifat iritan. Komposisi dan tingkat bahayanya dapat berbeda pada setiap erupsi.
Abu vulkanik dapat menimbulkan dampak kesehatan seperti gangguan saluran pernapasan, gangguan mata, gangguan kulit, hingga risiko cedera dan kecelakaan lalu lintas akibat berkurangnya jarak pandang dan permukaan jalan yang licin.
Dalam surat edaran itu, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan sepeda motor. Namun, jika terpaksa bepergian menggunakan sepeda motor, maka perlu antisipasi dengan langkah yang tepat.
"Hindari penggunaan kendaraan roda dua atau kendaraan terbuka lainnya untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Apabila harus berkendara, kurangi kecepatan, nyalakan lampu, dan jaga jarak aman untuk menghindari kecelakaan lalu lintas," demikian dikutip dari Surat Edaran Kemenkes Nomor KL.01.02/A/17765/2026.
Jika harus berada di luar ruangan, disarankan untuk menggunakan masker seperti N95, KN95, KF94, FFP2, atau yang setara. Apabila masker tersebut belum tersedia, gunakan masker medis yang tersedia sebaik mungkin sebagai perlindungan sementara.
Baca juga: 5 Bagian Mobil yang Sensitif Abu Vulkanik |
"Masker harus menutup hidung, mulut, dan dagu serta diganti apabila basah, kotor, rusak, atau sulit digunakan untuk bernapas," katanya.
Lalu, gunakan kacamata pelindung tertutup atau goggles. Tidak mengucek mata yang terkena abu. Bilas mata menggunakan air mengalir atau cairan pembilas steril. Hindari menggunakan lensa kontak selama terjadi hujan abu.
Yang tidak kalah penting, gunakan pakaian berlengan panjang, celana panjang, dan alas kaki yang tertutup. Mandi atau membasuh bagian tubuh yang terpajan dan mengganti pakaian setelah beraktivitas di luar ruangan.
Simak Video "Video: Seberapa Bahaya Abu Vulkanik Bagi Kesehatan?"
(rgr/din)