Robot Manusia Bikinan Chery Siap Ekspansi Dunia

Robot Manusia Bikinan Chery Siap Ekspansi Dunia

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 07 Sep 2026 19:45 WIB
AiMOGA
AiMOGA Foto: AiMoga
Jakarta -

Mornine, robot humanoid selangkah lebih maju untuk mengekspansi dunia. Ini menjadi sejarah sebagai robot humanoid pertama di dunia yang memperoleh tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa.

Mornine merupakan besutan AiMOGA, anak perusahaan di bidang robotika di bawah naungan Chery Group yang berfokus pada pengembangan robot humanoid dan teknologi AI.

President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, mengungkapkan sertifikasi bagi AiMOGA Robotics bukan sekadar tahapan administratif, melainkan awal dari perjalanan sebuah robot menuju penerapan di dunia nyata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan data sebagai prioritas utama. Keberhasilan Mornine memenuhi rangkaian standar Uni Eropa untuk aspek hardware dan software menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan teknologi robotika yang dapat diterapkan dan dipercaya di berbagai kebutuhan nyata," kata Guibing dalam keterangan resminya, Senin (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

Hingga saat ini produk dan solusi robotika AiMOGA telah diimplementasikan lebih dari 100 skenario penggunaan nyata (real-world use cases) di berbagai sektor industri di seluruh dunia.

Pencapaian ini tidak hanya memperkuat kesiapan AiMOGA untuk memasuki pasar Eropa, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi robot humanoid asal Tiongkok dalam memenuhi standar kepatuhan global.

  • CE-MD (Machinery Safety Directive): Mencakup penilaian terhadap berbagai aspek keselamatan, termasuk keselamatan mekanis, kelistrikan, dan fungsional. Sertifikasi ini mencakup aspek desain mekanis secara keseluruhan, pengembangan sistem, serta integrasi hardware dan software untuk memenuhi standar keselamatan internasional.
  • EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection): Diperkenalkan sebagai standar wajib baru berdasarkan Radio Equipment Directive Uni Eropa (Delegated Act Article 3.3 d,e). Mornine menjadi robot humanoid pertama di dunia yang memenuhi EN 18031-1:2024 (Cybersecurity) dan EN 18031-2:2024 (Data Protection), yang menunjukkan kemampuan keamanan sistem yang sejalan dengan perkembangan regulasi Uni Eropa.
  • CE-RED (Radio Equipment Directive): Menguji kompatibilitas elektromagnetik dan stabilitas sinyal pada modul komunikasi dalam lingkungan komersial yang kompleks, sehingga mendukung pengoperasian robot secara stabil dalam jangka waktu panjang di ruang terbuka.
  • Sertifikasi FCC (Amerika Serikat): Mencakup ketentuan teknis terkait frekuensi radio dan interferensi elektromagnetik pada perangkat komunikasi nirkabel.

Mornine telah diterapkan di jaringan diler di Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan AiMOGA dalam memperluas kehadiran di pasar global yang kini telah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah. Di kawasan Asia Tenggara, AiMOGA terus memperkuat kehadirannya melalui ekspansi di Indonesia, Malaysia, partisipasi dalam Automation Thailand, serta peluncuran AI Robot Experience Center di Vietnam.

AiMOGA tampil dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026 di Beijing. Melalui koneksi secara real-time dengan berbagai lokasi dan skenario penggunaan, AiMOGA memperlihatkan bagaimana teknologi robotika telah diterapkan di lingkungan nyata, mulai dari jalan raya perkotaan dan ruang pelayanan publik hingga jaringan diler otomotif di berbagai negara.

Mornine, misalnya, telah menjalankan berbagai fungsi seperti pemanduan, layanan konsultasi, penerimaan tamu, hingga mendukung interaksi dengan pelanggan di lingkungan ritel otomotif. Berbekal pengalaman penerapan di berbagai sektor tersebut, AiMOGA melihat Indonesia sebagai salah satu pasar dengan potensi pengembangan solusi robotika di berbagai sektor.

Tidak hanya di industri otomotif, penerapan teknologi robotika juga memiliki peluang untuk dikembangkan pada sektor ritel, layanan kesehatan, layanan publik, serta berbagai kebutuhan layanan dan operasional yang membutuhkan interaksi langsung antara teknologi dan manusia.



(riar/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads