Honda disebut-sebut punya 'senjata mematikan' untuk menggusur dominasi Yamaha Aerox di segmen skuter matik (skutik) bongsor bernuansa balap. Kendaraan tersebut bernama Ryden 160 yang patennya sudah terdaftar resmi di Indonesia.
PT Astra Honda Motor (AHM) terpantau sudah mendaftarkan Honda Ryden 160 di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permohonan paten merek Ryden 160 tersebut secara sah diajukan 11 Juni 2026 dan sudah dipublikasikan enam hari setelahnya. Nama tersebut didaftarkan dalam Kelas 12, yang peruntukannya mencakup jenis barang atau jasa seperti sepeda motor, motor listrik, serta kendaraan roda dua sejenisnya beserta komponennya.
Honda Airblade 160 terbaru meluncur Foto: Dok. Honda |
Menariknya, Honda global juga terpantau mendaftarkan desain industri yang mengarah ke Honda Airblade terbaru. Hal ini sejalan dengan data Berita Resmi Desain Industri dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI.
Sederet informasi tersebut memunculkan satu dugaan baru: Ryden merupakan nama domestik untuk Honda Airblade. Jika benar demikian, maka motor tersebut akan menjadi penantang terkuat Yamaha Aerox di Indonesia. Namun, kapan diluncurkan?
"Kalau secara brand, nanti kita lihat peluangnya. Tapi kalau usulannya ada produk, kita selalu studi dan pikirkan. Nanti kita akan isi dengan betul dan sesuai kebutuhan," ujar Direktur Pemasaran PT AHM, Octavianus Dwi saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat.
Ketika ditanya lebih detail mengenai waktunya, Octa belum bisa mengungkapnya. Dia hanya meminta publik untuk lebih sabar menunggu.
"Nah, soal itu ditunggu saja," kata dia.
Sebelumnya, Honda Ryden 160 disebut-sebut akan meluncur di Indonesia Rabu kemarin (24/6). Namun, di luar dugaan, yang muncul justru Vario EVO 160.
(sfn/sfn)













































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun