Produsen roda dua asal Jepang, Honda, resmi meluncurkan Honda Dunk untuk konsumen domestik. Kendaraan tersebut punya sejumlah kelebihan, mulai dari desainnya yang menarik hingga konsumsi bahan bakarnya yang terbilang irit.
Disitat dari Greatbiker, Selasa (28/4), Honda Dunk punya tampilan seperti skuter matik (skutik) listrik entry level. Dimensinya mungil dan tarikan garisnya dibuat serba tajam. Kemudian setangnya menggunakan model naked alias telanjang dengan panel instrumen yang dibiarkan terbuka.
Baca juga: Honda Setop Jualan Mobil di Korea! |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, Honda Dunk memadukan desain futuristis dan minimalis yang sedap dipandang mata. Model lampu depan (headlamp) dan sepasang seinnya juga dirancang tak biasa.
Honda Dunk Foto: Doc. Honda |
Skutik tersebut punya dimensi panjang 1.675 mm, lebar 700 mm dan tinggi 1.040 mm. Sedangkan jarak sumbu rodanya 1.180 mm dengan tinggi jok 730 mm.
Honda Dunk merupakan skutik yang dibuat untuk konsumen perkotaan. Kendaraan tersebut bahkan hanya menggunakan mesin yang sangat kecil, yakni 50cc berpendingin cairan dengan satu silinder. Pembekalan tersebut hanya membuat kendaraan mampu menghasilkan tenaga 4,5 dk dan torsi 4,1 Nm.
Sumber lain mengatakan, Honda Dunk punya konsumsi bahan bakar yang benar-benar irit. Pabrikan mengklaim, catatannya tembus 75,3 km/liter. Sementara kapasitas tangki BBM-nya mencapai 4,5 liter.
Honda Dunk Foto: Doc. Honda |
Honda Dunk hadir dengan sejumlah fitur standar, misalnya seperti pencahayaan full LED, panel instrumen digital, soket pengisian daya ponsel, idling stop system dan bagasi yang tergolong luas untuk skutik sekelasnya.
Di Jepang, Honda Dunk tersedia dalam sejumlah pilihan warna, yakni hitam, abu-abu dan biru. Konsumen setempat yang mau membelinya harus menyiapkan mahar 229.900 yen atau Rp 24 jutaan.
(sfn/rgr)














































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik