ADVERTISEMENT

Duh! Sepeda Motor Paling Rawan Alami Kecelakaan di Indonesia, Ternyata Gegara Ini

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 14 Sep 2022 19:17 WIB
Kecelakaan motor Ponorogo
Ilustrasi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Foto: Dok. Polsek Balong, Ponorogo
Jakarta -

Sepeda motor merupakan salah satu jenis kendaraan yang sering terlibat kecelakaan di Indonesia. Dalam data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yang dirilis Korlantas Polri, 80 persen kecelakaan pada tahun 2020 didominasi oleh sepeda motor. Sedangkan sisanya yakni 8 persen angkutan barang, bus 6 persen, mobil pribadi 2 persen, dan lainnya 4 persen.

Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan menilai banyaknya kecelakaan yang didominasi kendaraan roda dua itu disebabkan oleh human error.

"Kita lihat penyebabnya ternyata didominasi oleh faktor manusianya itu sendiri, sementara faktor kendaraan dan kondisi jalan itu sangat kecil," ungkap Wildan dikutip Antaranews.

Secara jumlah, kecelakaan yang melibatkan sepeda motor pada tahun 2020 itu mencapai 93.319 kasus. Kemudian pada tahun 2021, bukannya menurun jumlahnya justru meningkat menjadi 97.095 kasus. Berlanjut pada tahun 2022, hingga September jumlah kecelakaan yang melibatkan motor sudah mencapai 85.691 kasus.

Dari puluhan ribu kasus kecelakaan itu, nyatanya melibatkan ratusan ribu sepeda motor. Pada tahun 2020 tercatat 258.842 kendaraan terlibat, kemudian tahun 2021 jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan 133.067, berlanjut pada tahun 2022 sudah ada 120.284 sepeda motor alami celaka.

Untuk itu Wildan meminta agar para pemangku kepentingan, termasuk Agen Pemegang Merek (APM) dan juga komunitas bisa memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan berkendara.

APM misalnya bisa memberikan edukasi maupun sosialisasi dalam pencegahan kecelakaan motor, dengan mengajarkan teknik mengemudi di berbagai kondisi jalan.

"Ke depan coba kita buat sampling bagaimana kita mencegaj kecelakaan pada kondisi jalan sub-standar dan tipsnya apa sehingga nanti pesannya sama," pungkas Wildan.



Simak Video "Krisis Chip Perlahan Teratasi, Penjualan Motor Bangkit Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT