Bukan Sekadar Tulisan, Ini Arti Tiga Kode Terakhir pada Sisi Ban Motor

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 06 Mar 2022 07:11 WIB
kemabngan ban
Ilustrasi ban Foto: Tim DetikOto
Jakarta -

Peran ban tak bisa dianggap sepele, termasuk soal perawatan. Yamaha membagikan beberapa tips praktis untuk merawat ban pada sepeda motor.

"Ban menjadi komponen penting dari sepeda motor, perawatannya cukup sederhana dan mudah dilakukan secara mandiri namun seringkali diabaikan oleh para pengendara. Padahal rutin melakukan perawatan ban motor dapat menjaga kenyamanan serta performa dari sepeda motor itu sendiri. Maka, kami akan membagikan beberapa tips perawatan ban secara praktis bagi pengendara sepeda motor di Indonesia," ungkap Antonius Widiantoro selaku Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Berikut ini tips dan perawatan pada ban seperti yang dibagikan oleh Yamaha.

1. Memeriksa Tampilan Luar Ban

Jika ada keretakan, sobek, kerusakan karena benda asing, atau bergelombang, segera lakukan pergantian ban ke bengkel resmi atau terpercaya.

2. Memeriksa Usia Ban

Pada umumnya usia ban dapat mencapai 5 tahun, namun pengendara tetap harus memperhatikan kondisi ban, apalagi jika pengendara aktif dan rutin menggunakan sepeda motor, serta banyak melewati jalan yang tidak rata.

Selain memastikan tampilan luar ban bebas dari keretakan, pengendara dapat melihat umur ban dari kode produksi yang terdapat pada bagian samping ban sepeda motor. Terdiri dari kode 4 digit melihat tahun dan minggu pembuatan. Contohnya pada Yamaha Gear terdapat kode 0422, artinya ban tersebut dibuat di minggu ke 4 atau bulan Januari tahun 2022.

3. Memeriksa Ketebalan Alur Ban

Ban mempunyai indikator untuk menunjukkan keausan alur ban (TWI =Tread Wear Indicator) dengan penanda segitiga "▲" pada dinding samping ban. Jika salah satu indikator keausan terlihat di permukaan, maka alur ban hampir tidak dapat berfungsi drainase dalam cuaca hujan. Dalam hal ini, pastikan untuk mengganti ban.

4. Pastikan Tekanan Angin Ban Sesuai Standar

Memeriksa tekanan ban dapat dilakukan dalam kondisi dingin dengan menggunakan alat cek tekanan ban (tire pressure gauge). Pastikan tekanan angin ban sesuai ukuran dan tipe sepeda motor yang terdapat pada buku panduan pemilik, contoh pada sepeda motor skutik Yamaha Gear 125, dengan ukuran tekanan standar ban depan 29 Psi dan ban belakang 33 Psi. Tekanan udara ban yang ideal akan menjaga kestabilan dan kenyamanan, khususnya saat kecepatan tinggi dan belokan, serta mengurangi usia ban.



5. Menggunakan Ban Sesuai Standar

Selalu gunakan ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk menghindari penurunan performa sepeda motor yang dapat menimbulkan risiko berkendara.

6. Pastikan Membawa Beban Sesuai Kapasitas Ban.

Periksa kapasitas muatan ban sepeda motor sebelum berkendara, mencegah terjadinya kelebihan muatan yang menimbulkan risiko bahaya saat berkendara. Pengendara dapat melihat kapasitas muatan pada ban sepeda motor melalui 3 digit angka setelah data ukuran ban. Kode ini menunjukan batas kecepatan maksimun dan beban maksimum yang dianjurkan agar ban dapat digunakan dengan aman.

Contohnya pada Yamaha Gear 80/80-14M/C 43P, dimana 3 digit terakhir 43P berarti :

43 = Beban maksimum 155 kg
P = Batas kecepatan maksimum 150 km/jam

Atau contoh lain, Yamaha Nmax misalnya menggunakan kode 48P (depan) dan 63P belakang, yang artinya:

48 = Beban Maksimum: 180 kg
63 = Beban Maksimum: 272 kg



Simak Video "Jangan Asal! Ini Tekanan Angin yang Pas untuk Ban Sepeda Motor"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)