Balap Liar Mau Dilegalkan, Jangan Sampai Pakai Sistem Taruhan Lagi

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 20 Des 2021 18:18 WIB
Aksi balap liar mengejar ambulans di Klaten
Ilustrasi balap liar. Foto: Tangkapan layar video viral
Jakarta -

Polda Metro Jaya bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) bakal memfasilitasi kegiatan 'balap liar' di wilayah Jakarta. Kebijakan itu dinilai positif, asal saja ada perbaikan juga dari segi sistem, yakni tidak lagi menggunakan sistem taruhan uang atau benda.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, serta Dirut PT Taman Impian Jaya Ancol Tbk Teuku Sahir Syahali bersepakat membuat fasilitas untuk mengakomodasi kegiatan balap liar.

"Hari ini kami dari IMI dan Polda Metro turut mengundang Dirut Ancol untuk sama-sama menemukan tempat untuk menampung kegiatan ini. Akhirnya kami sepakat Ancol menjadi salah satu tempat anak muda menyalurkan hobi balapnya," kata Bambang di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/12/2021).

Kebijakan itu pun mendapat sambutan positif dari bengkel motor yang fokus pada performa. Intinya mereka setuju-setuju saja, asal sistem lombanya juga diperbaiki, misalnya dengan menghilangkan sistem taruhan yang mirip konsep judi.

"(Setuju saja) asal pengaturan dan sistemnya bagus. Dan juga sebenarnya nggak cuma dari balap liarnya yang ganggu ketertiban umum, tapi kan juga soal judinya, taruhannya. Itu kan juga mengganggu," kata mekanik Duta Motor Sport, Ryan Fasha, kepada detikOto, Senin (20/12/2021).

Lanjut Ryan menambahkan, intinya antara pebalap dan penyedia fasilitas balap jalanan harus memiliki kesepakatan soal sistem yang akan dipakai nantinya.

"Menurut saya kalau sistem atau pengaturannya itu tidak sesuai sama (keinginan) anak-anak balap liar, mereka bisa balik lagi balap liar di jalanan umum," bilang Ryan.

"Dan sebenarnya kalau sekarang ini, Sirkuit Sentul (Bogor) itu setiap Senin kan ada yang namanya Sera, nah itu dia balap liar (drag race) gitu tapi dia di Sirkuit Sentul gede, di trek lurusnya. Pas fasilitas ini dibuka, balap liar yang malam agak berkurang, karena mereka banyak yang ke Sentul supaya lebih safety juga, dan yang lain-lain," tukasnya.

IMI Fasilitasi Helm dan Jaket Balap Gratis Bagi Pembalap Jalanan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan fasilitas balap liar di kawasan Ancol diharapkan bisa menumbuhkan roda ekonomi di lokasi. Pihaknya juga akan mengadakan sejumlah kegiatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat di lokasi tersebut.

"Jadi mereka nggak hanya balapan dengan sendal jepit tapi dengan sepatu, helm, jaket balap seperti di Moto GP agar keselamatan jadi utama dan ini akan dipinjamkan IMI gratis," terang Fadil.

"Ekosistem ini akan berkembang mudah-mudahan Ancol segera bangun ini, karena Formula E kan ada di sana. Nanti kalau sudah ada khusus buat otomotif secara ekonomi akan berkembang," tambahnya.

Sementara itu, Dirut Ancol Teuku Sahir Syahali menambahkan pihaknya siap mendukung kegiatan street race yang telah digagas oleh Polda Metro Jaya. Sejumlah persiapan kini terus dimatangkan pihaknya.

"Kami Ancol sangat dukung dan akan support kegiatan 15 Januari besok. Sekarang 20 Desember jadi kita harus kerja keras cepat agar apa yang direncanakan bisa berjalan baik," katanya.

Sebelumnya diketahui kegiatan balap liar di Jakarta direncanakan akan mendapatkan fasilitas resmi dari pihak Polda Metro Jaya. Sejumlah lokasi kini telah ditetapkan oleh polisi terkait kegiatan tersebut.

"Sudah banyak lokasinya. Ada salah satunya di Kemayoran, di Ancol, ada di BSD, kemudian di PIK 2," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Sambodo mengatakan pihaknya juga telah merancang konsep acara dalam kegiatan balap liar yang nantinya difasilitasi oleh Polda Metro Jaya. Kegiatan itu bisa melibatkan sejumlah hiburan lainnya.

"Bisa saja nanti kemudian konsepnya berkembang menjadi semacam kaya otobazar gitu. Jadi ada balapannya, ada pertunjukan, ada bazar, ada kuliner. Jadi ini besar," terang Sambodo.

Selain itu Sambodo juga mengatakan pihaknya telah membuat wacana perlombaan bagi pembalap liar di Jakarta. Perlombaan itu direncanakan bakal digelar Januari 2022.

"Jadi rencananya ini akan berkelanjutan. Mungkin race-nya per tiga bulan sekali. Tapi nanti di akhir tahun, race keempat itu adalah final dari para juara-juara-juara," ujar Sambodo.

(lua/lth)