Kamis, 20 Agu 2020 15:43 WIB

Motor Sultan Dapat Parkir Khusus di Lobi Mal, Berapa Tarifnya?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Komunitass Dokter Pengguna Motor Gede Moge biasanya mendapatkan fasilitas parkir khusus di lobi mal. Berapa tarifnya? Foto: Rizki Pratama
Jakarta -

Motor gede (moge) yang biasanya dimiliki kalangan atas mendapatkan perlakuan spesial, khususnya terkait parkir di pusar perbelanjaan. Di beberapa mal, pengelolanya menyediakan parkir khusus moge yang biasanya di depan lobi mal.

Apakah parkir khusus moge itu dikenakan tarif yang berbeda dengan motor kecil lainnya?

Menurut Ketua Indonesia Parking Association (IPA), Rio Octaviano, tak ada ketentuan khusus mengenai tarif parkir moge di sebuah properti. Tarif parkir moge itu tidak diatur dalam peraturan daerah tentang perparkiran.

"Biasanya di situ ada kesepakatan antara operator parkir dan properti. Kalau ditanya landasan hukumnya, tidak ada. Dasarnya lebih kepada kepentingan bisnisnya si (manajemen) mal," ujar Rio kepada detikcom.

Rio menyebut, beberapa pengelola mal menetapkan tarif parkir untuk moge. Sebagian lainnya malah tidak memungut biaya parkir kepada moge yang mendapat tempat parkir khusus di depan lobi.

"Kadang berbayar, kadang nggak. Tapi lebih banyak tidak berbayar," ujar Rio.

"Rata-rata gratis, karena itu supaya orang bisa datang, karena biasanya yang datang komunitas. Dan bisa menaikkan level, lebih ke arah brand image," sambungnya.

Soal penyediaan lokasi parkir khusus moge pun tidak ada aturan yang mengikat. Ketersediaan parkir khusus moge dikembalikan lagi kepada manajemen properti seperti mal.

"Mungkin dalam salah satu strateginya untuk menarik klien/pengunjung. Kenapa moge dispesialkan? Ini sih sebenarnya balik lagi ke karakter sebagian besar pengguna moge. Bukan tentang dia harus bayar, Bukan tentang dia nggak mau bayar, tapi biasanya bagaimana dia mendapatkan pride. Akhirnya sama properti, either itu mal, office building, akhirnya disediakanlah parkir khusus," ujar Rio.

"Jadi parkir moge ini sebetulnya disediakan oleh properti yang notabene untuk strategi pemasaran bagaimana memaksimalkan/mendatangkan pengunjung semaksimal mungkin," sambungnya.

"Kan bisa dibayangkan juga kalau dilihat dari estetika, mungkin aja si mal ini melihat kalau moge ini ditaruh di depan kan bisa jadi display, biar keren, yang datang memang orang-orang berada dan lain sebagainya," sebutnya.



Simak Video "Viral Konvoi Moge di Tangsel Terobos Lampu Merah dan Dikawal"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com