Kamis, 13 Sep 2018 15:58 WIB

Alasan Orang Beli Moge Bekas

Luthfl Anshori - detikOto
Moge bekas Foto: Luthfi Anshori Moge bekas Foto: Luthfi Anshori
Bekasi - Membeli moge bekas atau seken bisa jadi salah satu opsi bagi bikers yang menginginkan motor bermesin besar, namun dengan harga relatif murah. Dalam pantauan detikOto, ada beberapa alasan mengapa orang lebih tertarik membeli moge seken ketimbang baru.



Menurut Indrajaya, pemilik showroom moge bekas atau seken, Classic Bikers Shop, alasan orang beli moge seken, salah satunya karena alasan gengsi, yakni ingin 'naik kelas' dengan budget yang terbatas.

"Ya, ada saja orang (dengan budget terbatas) ingin lebih dari (pengendara) motor lain. Jadi pilih beli moge bekas dengan harga miring agar bisa dipakai di akhir pekan," kata Indrajaya, kepada detikOto.

Selain karena hal tersebut, faktor lain yang mempengaruhi keputusan orang ketika membeli moge seken, karena moge baru harganya semakin mahal.

"Karena harga moge baru juga semakin mahal akibat dolar kuat, maka moge seken dengan tahun muda jadi pilihan menarik. Meski moge seken juga kena pengaruh dolar, kenaikan harganya nggak terlalu besar. Hanya Rp 5 juta sampai Rp 10 juta saja," terang Indra.



Sebagai catatan di showroom CBS, kebanyakan moge dibanderol di bawah harga Rp 300 juta. Contoh Harley-Davidson Sportster tahun 2000 harganya Rp 110 juta, Dyna (2003) Rp 140 juta, Road King (2006) Rp 175 juta, Ultra (2007) Rp 195 juta, Street Glide (2010) Rp 220 juta, dan Street Glide (2012) Rp 280 juta. Sedangkan untuk merek lain seperti BMW 1200GS (2014) Rp 250 juta dan Ducati Monster (2010) Rp 240 juta.

Harga tersebut, kata Indra, bisa berubah sewaktu-waktu. "Karena harga moge seken itu memang dinamis. Bisa naik turun kapan saja, tidak selalu mengikuti harga dolar," pungkas Indra. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed