Untuk merealisasikan program yang telah dicanangkan sejak 2009 ini, AHM mengundang berbagai pemangku kepentingan seperti Direktorat Pembinaan SMK, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), jaringan Main Dealer Honda, hingga kepala sekolah dan kepala program studi SMK mitra binaan AHM se-Sulawesi dan Papua.
Dalam agenda yang bertajuk Sarasehan Program Pendidikan Satu Hati tersebut, AHM menyampaikan berbagai materi yang bisa dijadikan referensi dalam rangka peningkatan kualitas SMK mulai dari standarisasi pengelolaan sekolah hingga upaya meningkatkan kompetensi guru. Selain itu, ada juga forum Focus Group Discussion (FGD) untuk berdiskusi terkait masalah aktual yang terjadi di SMK dan informasi terkininya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sela acara sarasehan yang berlangsung selama 2 hari itu juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AHM dengan 3 SMK dari wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara yang akan mengimplementasikan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda. Dengan bergabungnya SMK Negeri 2 Bulukumba, SMK Negeri 1 Sampolawa, dan SMK Negeri 5 Bone tersebut, jumlah SMK mitra binaan AHM sampai saat ini sudah mencapai 662 sekolah yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia.
"Bertambahnya jumlah sekolah ini merupakan tantangan bagi kami untuk konsisten menjaga komitmen dalam meningkatkan mutu implementasi KTSM Astra Honda di SMK binaan baru ataupun SMK yang sudah lebih dulu bergabung dengan kami" papar Muhibbuddin sebagai Deputy Head of Corporate Communication AHM.
Ketiga SMK yang baru bergabung itu juga diberikan 3 unit sepeda motor, spesial tools, dan buku atau materi ajar oleh AHM. Secara simbolis Direktur AHM Markus Budiman menyerahkan paket donasi untuk belajar dan praktik siswa ini kepada 3 Kepala Sekolah dari SMK Negeri 2 Bulukumba, SMK Negeri 1 Sampolawa, SMK Negeri 5 Bone. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir