Director Sales & Dealer Development PT Piaggio Indonesia, Igor Panjaitan mengatakan teknologi mesin i-get (Italian Green Experience Technology) telah disesuaikan dengan penggunaan bahan bakar standar yang ada di Asia, termasuk Indonesia.
Sehingga, dengan menggunakan bahan bakar yang ada saat ini dipastikan Piaggio Indonesia tidak memengaruhi kinerja dari i-get itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk standar jenis bahan bakar pada empat skuter baru Piaggio Indonesia itu, Igor menyarankan untuk menggunakan Pertamax maupun Pertamax Plus yang memenuhi standar Euro3.
"Bahan bakar kita Pertamax dan Pertamax Plus yang masih cocok dengan Euro3. Kalau Premium kan di bawah itu. Kita masih Euro3 dan enggak ada masalah di mesin. Minimal untuk pengisian bahan bakar pakai Pertamax," lanjutnya.
Teknologi dari mesin i-get dikembangkan langsung oleh Piaggio Group di Italia. Sistem tersebut dilengkapi dengan sistem injeksi elektronik dan tiga katup untuk menjamin eksekusi mesin terbaik, mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi. Masing-masing unsur mesin i-get dirancang lebih halus, mulai dari knalpot hingga penutup gearbox. (nkn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE