Angka tersebut turun drastis hingga 61,14 persen. Ternyata, menurut Asisten GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur, Yamaha sudah memprediksi hal ini. Salah satu faktor mengapa pengiriman V-Ixion berkurang adalah karena adanya skuter matik (skutik) bongsor, Yamaha NMAX. Konsumen segmen motor sport beralih memilih NMAX.
"Kemarin seperti yang dari awal kita sampaikan memang ada pengaruh total penjualan sport itu terganggu dengan adanya NMAX. Mau enggak mau harus diakui bahwa beberapa konsumen sport mungkin sudah capai dengan kondisi jalan yang macet, pakai ganti gigi, mereka beralih ke NMAX," kata Masykur kepada detikOto melalui sambungan telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masykur mengatakan, pemesanan Yamaha NMAX hingga kini masih inden. Karenanya, Yamaha memperbanyak pengiriman NMAX pada Maret 2016 lalu.
"Biasanya kan 15.000-an kan NMAX. Seperti kita sampaikan 15.000 untuk domestik, 5.000 untuk ekspor. Ternyata domestiknya sudah mencapai 20.000, jadi terganggu ke model V-Ixionnya," jelas Masykur.
Selain itu, menurut Masykur, beberapa daerah yang masih banjir juga menyebabkan pengiriman V-Ixion terganggu. "Di Maret kemarin kan beberapa masih ada banjir. Akhirnya enggak bisa keluar barangnya dari diler ke konsumen," kata Masykur. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit