Hingga Bulan ke-11, Penjualan Skuter Matik Hampir 4,6 Juta Unit

Hingga Bulan ke-11, Penjualan Skuter Matik Hampir 4,6 Juta Unit

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 10 Des 2015 11:19 WIB
Hingga Bulan ke-11, Penjualan Skuter Matik Hampir 4,6 Juta Unit
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Penjualan sepeda motor model skuter otomatis (skutik) di pasar domestik dan ekspor hingga bulan November lalu telah mencapai 4.592.942 atau sekitar 74,89 persen dari total penjualan 6.165.897 unit motor. Meski begitu, moncernya model ini diyakini tak akan menghapus total penjualan model bebek.

"Skuter matik memang tengah menjadi tren, dan penjualannya terus naik. Ini tidak lepas dari gaya hidup dengan berbagai alasan yang mendasari seperti tren mode, kondisi infrastruktur, serta kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan," papar Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Seluruh Indonesia (AISI), Sigit Kumala, saat dihubungi detikOto, di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Namun, lanjut Sigit, semakin moncernya penjualan skuter matik dan sport, diyakini tak akan menghapus total penjualan model bebek. Hal itu didasari beberapa alasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, bagaimana pun penggemar model bebek masih memiliki penggemar setia dan turun temurun. oalnya, tidak sedikit orang yang beranggapan lebih sreg mengendarai motor bebek dengan sistem pergantian gigi menggunakan transmisi manual.

Salah satu alasannya, karena model itu lebih cocok dengan kondisi jalanan yang naik turun atau berlubang. Selain itu dengan transmisi manual, mereka merasa lebih mudah menyesuaikan entakan tenaga dan posisi gigi motor.

Alasan lainnya, karena faktor suka saja atau perasaan atau bersifat subyektif yang sulit dibantah atau dijelaskan secara logika. "Dan ini bisa terjadi secara turun temurun, artinya bukan hanya orang yang berusia tua saja, tetapi orang muda yang orang tuanya menggunakan motor bebek," jelas Sigit.

Kedua, volume pasar yang terus bertambah. Artinya, penjualan varian lain yang terus meningkat terus meningkat karena jumlah pembeli sepeda motor meningkat. Kebetulan, dari peningkatan jumlah tersebut yang memilih skutik atau sport semakin meningkat .

"Sedangkan pemilih model bebek tidak mengalami peningkatan atau tetap," ucap Sigit.

Dengan melihat beberapa fakta tersebut, Sigit meyakini model bebek tidak akan hilang sama sekali dari pasar sepeda motor di Tanah Air. Sementara itu, data AISI menunjukan penjualan model bebek hingga November lalu masih berada di atas penjualan model sport. Berikut selengkapnya:

Model Bebek 813.414 Unit atau 13,19%
Model Sport 759.541 Unit atau 12,32%
Model Skutik 4.592.942 Unit atau 74,89%

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads