βSelama ini, dan yang terjadi sejak lama, selalu ada kaitan antara musim panen dengan pembelian sepeda motor. Jika panen bagus, maka penjualan motor akan naik begitu pun sebaliknya,β tutur Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala kepada detikOto di Jakarta.
Menurut Sigit, dampak itu bisa terjadi cukup siginfikan mengingat penjualan sepeda motor terbanyak terjadi di Pulau Jawa yakni sekitar 62-63 persen. Jika ditambah dengan Bali, maka porsinya mencapai 66-67 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampak kegagalan panen dinilai bakal semakin menekan kinerja penjualan industri sepeda motor di Tanah Air, yang saat ini juga menurun dibanding tahun sebelumnya.
Data AISI menunjukkan, sepanjang semester pertama atau dari Januari hingga Juni lalu penjualan sepeda motor - baik domestik maupun ekspor β mencapai 3.256.637 unit.
Jumlah itu menurun 22,76 persen jika dibanding periode yang sama 2014. Catatan asosiasi itu menyebut, sepanjang Januari β Juni 2014 penjualan sebanyak 4.216.473 unit.
βSaya khawatir jika perkiraan yang menyebut kemarau tahun ini bisa berkepanjangan karena ada fenomena El Nino, dan berlangsung sampai November akan menekan penjualan. Saat ini saja, penjualan masih turun karena daya beli yang belum menguat,β ucap Sgit.













































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun