"Tahun ini memang berat, penjualan saat lebaran naik mencapai 5 persen itu sudah Alhamdulillah sekali," ujar Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata di Jakarta.
Pihaknya pun memang mendukung langkah pemerintah yang sudah menurunkan aturan down payment (DP) atau uang muka kendaraan. Otoritas Jasa Keuangan sebelumnya sudah menurunkan aturan uang muka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

βKita melihat pemerintah juga ingin pasar lebih bergairah. Salah satunya dengan menurunkan angka Down Payment (DP). DP kita kan naik waktu itu dari 10 persen ke 20 persen, dan kini pemerintah berencana untuk menurunkannya menjadi 15 persen," jelas Gunadi.
"Saya anggap ini niatnya baik, tapi itu tidak bisa mengubah keadaan. Karena setelah uang muka, konsumen harus membayar setiap bulan dan ini yang memberatkan konsumen," tambahnya.
Sehingga AISI bakal mengambil langkah, bersikap pasrah dan berharap perekonomian Indonesia cepat pulih. Karena dalam situasi ekonomi yang sulit, lembaga pembiayaan juga tidak mau mengambil risiko dengan mengucurkan kredit yang terlalu murah.
βMisalnya dengan membuat kredit yang awalnya 3 tahun diperpanjang menjadi 4 tahun, kalau terjadi gagal bayar malah menimbulkan masalah," katanya.
"Lebih baik kita sadar situasi ini mempengaruhi dalam situasi semua bisnis. Kita bertahan saja, kalau ekonomi lebih baik pasti akan lebih baik. Karena pada dasarnya yang melemah itu daya beli kita," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?