Menjelajah jalanan Aceh Tenggara terasa berbeda dari rute yang dilewati sebelumnya, pohonan hutan alami yang masih rimbun di kanan kiri jalan ditambah juga Sungai Alas yang mengalir di sisi kanan jalan menambah suasana petualangan yang sungguh menganggumkan.
Entah sudah berapa punggungan Gunung Leuser yang sudah kami lalui, namun bukan berarti perjalanan yang ditempuh mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepat pukul 12.00 siang tim Viar Jelajah Indonesia (VJI) tiba di perbatasan tanah gayo dan Sumatera Utara.
Jalanan pun makin menantang karena trek yang kami lalui tidak hanya berhadapan dengan aspal yang berlubang dan berdebu, namun juga harus waspada terhadap truk besar dan angkutan umum yang seolah melaju tanpa rem!.
Di tengah perjalanan panier yang berisi tools kit salah satu rider terlepas di jalan setelah melewati jalanan berbatu sepanjang kurang lebih 2 km, perjalanan pun dihentikan selama 1 jam untuk memperbaiki dudukan panier.
Sungguh sangat melelahkan perjalanan hari ini, karena target yang harus ditempuh adalah Samosir yang berjarak 293 km, sesampainya di jalan raya Tele β Pangururan tim VJI mampir ke rumah makan untuk merenggangkan otot dan mengisi perut.
Setelah badan terasa baikan tim VJI pun melanjutkan perjalan untuk menyebrang menuju samosir yang kurang lebih memakan waktu 1 jam lagi untuk beristirahat di penginapan yang sudah kami pesan jauh β jauh hari.
Kali ini, tim VJI sangat tidak merekomendasikan bro dan sis untuk melakukan perjalanan malam menuju Samosir hal ini dikarenakan jalan aspal yang berkelok β kelok tajam, sepanjang jalan gelap tanpa penerangan dan kurangnya pembatas antara jalan raya dan jurang. Bikers sejati wajib safety riding.
Salam Viar Jelajah Indonesia
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan