Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti, membeberkan pihaknya merencanakan produksi GT125 edisi Garuda sebanyak 20.000 unit sampai akhir tahun mendatang. Tapi jika nanti permintaanya terus membeludak maka akan terus diproduksi.
"Motor ini tidak ada tulisannya limited edition jadi jika memang nanti permintaanya masih tinggi kita akan terus produksi," kata Dyon
di Sentul, Bogor, Senin (18/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stripping-nya dijual umum atau tidak? Jawabannya tidak karena Yamaha mengutamakan kualitas karena teknis pemasangan stiker itu perlu teknik khusus dan tidak bisa dipasang sendiri," katanya.
GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo menambahkan penjualan 1 bulannya bisa ditarik 4.000 sampai 5.000 unit. Melihat penjualan edisi khusus seperti Fino Batik, biasanya penjualan motor seperti ini hanya besar dalam 6 bulan kedepan.
"Seperti Fino Batik sekarang sudah tidak diproduksi lagi. Benar seperti prediksi pak Dyon sampai nanti akhir tahun. Paling tidak bisa terjual sebanyak 20.000 unit," pungkasnya.
(ady/ikh)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0