TVS Siap Produksi Motor Listrik Massal

TVS Siap Produksi Motor Listrik Massal

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 27 Feb 2026 17:39 WIB
Motor sport listrik TVS eFX 30
Motor sport listrik TVS eFX 30. Foto: TVS
Jakarta -

Pasar sepeda motor listrik di India berkembang pesat. Sejumlah pabrikan lokal berlomba menghadirkan model ramah lingkungan, mulai Royal Enfield dengan Flying Flea, hingga kini TVS Motor Company yang bersiap melangkah lebih jauh lewat motor sport listrik eFX 30.

eFX 30 sebenarnya sudah tampil perdana sebagai motor konsep di ajang EICMA tahun lalu. Namun saat itu kehadirannya kurang mendapat sorotan di tengah banyaknya peluncuran global, termasuk dari anak usaha TVS, Norton Motorcycles.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Motor sport listrik TVS eFX 30Gambar paten motor sport listrik TVS eFX 30 Foto: TVS

Kini, sinyal menuju produksi massal makin kuat. TVS telah mendaftarkan serangkaian paten desain untuk melindungi hak cipta eFX 30. Biasanya langkah ini jadi indikasi serius bahwa model tersebut sedang dipersiapkan menuju versi produksi.

ADVERTISEMENT

Memang gambar paten yang beredar masih memperlihatkan wujud konsep. Beberapa komponen fungsional seperti spion, pelat nomor, dan pijakan kaki (foot step) belum terlihat. Namun secara keseluruhan, struktur rangka, tata letak baterai, hingga sistem suspensinya menunjukkan motor ini realistis buat diproduksi massal.

Secara teknis, eFX 30 mengusung baterai besar berpendingin udara yang ditempatkan di bawah rangka twin spar. Motor listrik berada di bawahnya, menyalurkan tenaga melalui transmisi satu percepatan dengan penggerak akhir sabuk. Suspensinya tergolong premium, pakai garpu depan upside down yang bisa disetel penuh serta lengan ayun berbahan aluminium cor.

Meski belum ada klaim resmi soal performa dan jarak tempuh, nama '30' dan dimensinya mengindikasikan motor ini menyasar segmen setara motor bensin satu silinder berkapasitas kecil yang terjangkau.

TVS sendiri sudah memasarkan tiga skuter listrik di India. Masuk ke segmen motor sport listrik menjadi loncatan berikutnya. Apakah model ini nantinya juga akan dijual di Indonesia?




(lua/dry)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads