Kamis, 27 Sep 2018 13:20 WIB

Jakarta Custom Culture

Pemerintah Belum Maksimal Lirik Potensi Pasar Modifikasi

Ridwan Arifin - detikOto
Jakarta Custom Culture tahun lalu (Foto: Ruly Kurniawan) Jakarta Custom Culture tahun lalu (Foto: Ruly Kurniawan)
Jakarta - Modifikasi (custom) di Indonesia saat ini masih belum dilirik oleh pemerintah. Padahal menurut penyelenggara Jakarta Custom Culture, Andry Agus Andrian atau akrab disapa Black, hasil modifikasi para builder dalam negeri patut diacungi jempol.

"Tidak bisa dipungkiri hasil kreasi anak bangsa patut dibanggakan," ucap Black.

Bahkan Black menyebut kalau kemampuan builder custom di Indonesia tidak kalah bersaing dengan yang punya luar. Oleh karena itu wadah seperti event Jakarta Custom Culture yang akan digelar bulan depan ini dirasa perlu untuk menuangkan hasrat atau hobi otomotif mereka sebagai bentuk dukungan terhadap karya builders dalam negeri.



Dirinya mengungkapkan kalau sponsor utama dari JCC 2018 ini masih disokong dari pihak swasta. Namun tidak menutup kemungkinan untuk bisa berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah.

"Untuk sampai saat ini sponsor kita masih dari pihak swasta, mudah-mudahan goalnya kita tahun depan mulai dilirik dari pemerintah," ucap Black

"Karena kan bagaimana pun kita yang dari Jakarta, lalu ada yang dari Bandung, ataupun dari daerah lainnya, yang sudah membuat event budaya custom intinya cuman satu ingin memajukan hasil karya anak bangsa," kata Black.



Menurutnya dengan hadirnya acara semacam ini bisa memunculkan pasar baru otomotif, yakni ketika para pelaku industri, builders, dan konsumen bertemu, tidak menutup kemungkinan untuk bisa terjalin kerjasama, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

"Kita berharap pemerintah bisa mensupport event kita atau event yang lainnya," tambahnya. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com