Honda Astrea Star 1994, Motor Cungkring Penuh Filosofi

Modifikasi

Honda Astrea Star 1994, Motor Cungkring Penuh Filosofi

- detikOto
Rabu, 11 Agu 2010 17:37 WIB
Honda Astrea Star 1994, Motor Cungkring Penuh Filosofi
Jakarta - Dilihat dari tampilan luarnya, motor ini memang terlihat cungkring atau kurus. Tapi ternyata motor ini penuh filosofi. Setiap bagian yang tersemat di motor ini memiliki arti tersendiri.

"Semua yang ada di motor ini ada filosofinya. Ini motor saya buat benar-benar pakai hati," ujar jagoan Kahanan Motor Lusep Sugiharto kepada detikOto.

"Kenapa dibuat polos dan minim seperti ini? Karena saya mau memperlihatkan kalau sesuatu yang sederhana itu juga bisa indah dipandang," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lihat saja posisi dan bentuk dari perseneling motor Honda Astrea Star lansiran tahun 1994 ini. Tuas perseneling di motor ini sekarang tidaklah diinjak di kaki, tapi sudah bisa dikendalikan pakai tangan seperti di mobil.

Konsep tuas perseneling ini memang bukan hal baru di dunia modifikasi. Tapi posisi seperti ini bukannya tanpa arti.

"Ini artinya maju-mundurnya kehidupan kita ada di tangan kita sendiri, bukan orang lain. Bola biliar berangka 8 yang ada di tuasnya juga memiliki arti sendiri kalau siklus kehidupan itu tidak terputus seperti garis tanpa putus yang ada di angka delapan," bebernya.

Sementara knalpotnya bukan lagi berbentuk tabung, melainkan butiran bola berjumlah empat buah dengan ujung gas buang di bola ketiga. Konsep ini pun diartikan Lusep sebagai siklus hidup seorang manusia.
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads