Pemilik Bengkel Spring Jaya, Midun mengatakan, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama dalam memodifikasi mobil menjadi ceper.
"Kalau tanpa mempertimbangkan itu (keamanan) saya enggak berani, enggak mau saya kerjain," ujarnya saat ditemui detikOto, di Jalan H. Nawi, Radio Dalam, Jakarta belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kalau ada apa-apa di jalan, walapun kemauan dia, tetap kita yang ngerjain, kita ada tanggung jawab juga, terlibat," tuturnya.
Beda halnya lagi dengan kenyamanan. Kata Midun, faktor kenyamanan tidak terlalu membebankan modifikator.
"Kenyamanan relatif ya, artinya ada yang (bantingan mobil jadi) keras begini yaudah mereka ngertiin," pungkasnya. (khi/rgr)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek