Biru Segar Mercedes-Benz Viano Ambiente

Modifikasi

Biru Segar Mercedes-Benz Viano Ambiente

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Selasa, 07 Mar 2017 12:30 WIB
Biru Segar Mercedes-Benz Viano Ambiente
Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Dari luar, hasil modifikasi Rifki Bhaskoro untuk mobil keluarga Mercedes-Benz Viano Ambiente 1999 terlihat menarik. Lihat saja warna birunya yang segar.

Pria asal Bekasi ini memang ingin menonjolkan warna saat memodifikasi mobil Jerman itu.

"Karena gue bener-bener impor dari Amerika, kita custom sendiri di sini, dan ini emang warnanya bener-bener beda dari warna lain, dan belum pernah ada mobil gede kaya gini dicat dengan warna candy," ujarnya kepada detikOto di kontes mobil di perayaan ulang tahun Wizzy's Garage di Jakarta pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biru Segar Mercedes-Benz Viano AmbienteFoto: Khairul Imam Ghozali


Yuk kita intip hasil modifikasi Rifki pada Viano miliknya:


1. Eksterior

Foto: Khairul Imam Ghozali
Karena ingin menonjolkan warna mobil yang beda dari lain, Viano yang aslinya berwarna biru muda ini diganti warnanya, menjadi biru candy.

"Gue repaint warnanya pake Candy biru. Tadinya standar warnanya biru muda, gue bikin candy dari 3 warna, biru, hijau, sama gold, jadinya biru candy gini," tambahnya.

Bagian eksterior lainnya yang dimodifikasi adalah pelek dan penambahan bodi kita di bemper depan belakang dan bodi samping.



2. Fitur suspensi unik

Foto: Khairul Imam Ghozali
Selain itu, salah satu modifikasi yang menarik pada mobil ini adalah sebuah fitur yang dapat mengkoneksikan pengaturan air suspension dengan ponsel pengendara.

"Namanya Gen System. Kita bikin produk sendiri, jadi emang semua air suspension ini memang produk sendiri, air suspension pertama di Indonesia yang memang kita assembly sendiri," kata Rifki.

"Manufacturing-nya semua emang part-partnya dari luar, tapi kita factory-nya sendiri. Bengkel kita namanya Akasia di Kali Malang, kita memang bergerak di air suspension yang modifikasi," tambahnya.

3. Interior

Foto: Khairul Imam Ghozali
Sedangkan pada bagian interior, mobil yang pengerjaannya memakan waktu sekitar enam bulan ini masih menggunakan komponen asli.

"Jadi gue tadinya mau gua acak-acak, tapi dari bengkel-bengkel yang gua datengin, belom ada yang berani merubah dengan konsep yang gue mau. Karena gue mau ubah interior konsepnya kaya mobil-mobil di Jerman, yang ngerubah interior buat mobil seperti kaya gini," ungkap Rifki.

4. Mesin

Foto: Khairul Imam Ghozali
Pada bagian mesin, lanjut Rifki menuturkan tidak banyak perubahan yang dilakukan pada mobil yang memakan biaya modifikasi sekitar Rp 150 juta tersebut.

"Mesin enggak gue ubah karena aslinya dia udah kenceng, paling rawat ECU biar kinerja mesin lebih terjaga, sama pipa-pipanya gue ganti, gue restore biar tenaganya lebih dapet," pungkasnya.
Halaman 2 dari 5
(khi/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads