Popularitas sedan di Indonesia terlihat merosot dalam dua tahun terakhir. Berikut ini catatan penjualan sedan di Tanah Air.
Mobil jenis sedan masih ada peminatnya di Indonesia. Buktinya, tiap tahun penjualannya masih menyentuh ribuan unit. Kendati demikian, popularitas sedan tampaknya terus tergerus khususnya dalam tiga tahun belakangan. Berdasarkan data penjualan retail yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kalau dirunut dalam lima tahun terakhir, penjualan sedan naik turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya pada tahun 2021, penjualan sedan hanya menyentuh 5.359 unit. Setahun setelahnya meningkat jadi 8.206 unit. Berlanjut tahun 2023, peminat sedan mengalami kenaikan tipis menjadi 8.944 unit. Puncaknya pada tahun 2024, penjualan sedan tembus 10.000 unit.
Data Gaikindo mencatat, sepanjang tahun 2024 pengiriman sedan dari dealer ke konsumen itu mencapai 10.340 unit. Namun tahun 2025, penjualan sedan anjlok. Penurunannya bahkan lebih dari 50 persen yakni hanya menyentuh 4.944 unit.
Kemudian tahun ini, juga tercatat adanya penurunan kalau dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Januari-Mei 2025 penjualan sedan mencapai 2.270 unit sementara lima bulan pertama tahun 2026 baru menyentuh 1.440 unit.
Sebagai catatan, sedan saat ini hanya dihadirkan oleh beberapa pabrikan yaitu BMW, BYD, Hyundai, Mercedes-Benz, Mazda, Morris Garage (MG), Volvo, dan Toyota. Adapun model paling banyak disajikan oleh BMW dan juga Mercedes-Benz.
Mobil jenis sedan dulu menjadi simbol kesuksesan seseorang. Nggak heran kalau sedan mengisi lini produk premium di dalam negeri. Tapi sekarang, di segmen premium modelnya tak hanya sedan. Bahkan MPV hingga SUV juga dibekali dengan fitur canggih dan tampilan elegan.
(dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!