×
Ad

Ini yang Bikin BYD Masuk Daftar Hitam AS

Dina Rayanti - detikOto
Sabtu, 13 Jun 2026 17:50 WIB
BYD. Foto: REUTERS/ANNEGRET HILSE
Jakarta -

BYD masuk daftar hitam AS. Ini hal yang bikin pabrikan Shenzhen itu masuk dalam daftar hitam di Negeri Paman Sam.

BYD dan sejumlah perusahaan lain asal China masuk dalam daftar hitam (blacklist) di AS. Dalam dokumen "Entitas yang Diidentifikasi sebagai Perusahaan Militer China yang Beroperasi di Amerika Serikat" yang telah diperbarui, beberapa perusahaan China lain seperti Alibaba, Baidu, produsen baterai EVE Energy, produsen lidar Hesai dan Robosense yang didukung BYD, WuXi AppTec, TP-Link, serta perusahaan start up robotika Unitree, masuk dalam daftar hitam tersebut.

Pentagon menyebut BYD memiliki hubungan langsung dan tidak langsung dengan Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara (SASAC) China. Tak cuma itu, BYD juga disebut punya hubungan tidak langsung dengan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT).

Pentagon lebih lanjut mengatakan, BYD merupakan 'kontributor fusi militer-sipil' karena hubungannya dengan MIIT, keterkaitannya, dan zona usaha fusi militer-sipil, demikian tertulis dalam dokumen Departemen Pertahanan.

"BYD merupakan kontributor fusi militer-sipil terhadap basis industri pertahanan China karena berafiliasi dengan MIIT dan karena berlokasi di atau berafiliasi dengan zona perusahaan fusi militer-sipil," demikian dikutip dari dokumen Departemen Pertahanan AS.

BYD membantah tudingan tersebut. Menurut pabrikan yang bermarkas di Shenzhen itu, mereka bukanlah perusahaan militer China ataupun kontributor fusi militer-sipil. Di sisi lain, BYD juga menganggap bahwa daftar hitam itu tak akan berpengaruh terhadap operasional perusahaan.

"Sesuai dengan Pemberitahuan tersebut, Departemen Pertahanan AS telah memasukkan Perusahaan (BYD) ke dalam daftar Perusahaan Militer China ("Daftar CMC"). Karena Grup (BYD) bukanlah perusahaan militer China maupun kontributor fusi militer-sipil terhadap basis industri pertahanan China, Perusahaan menganggap bahwa tidak ada pembenaran untuk dimasukkannya Perusahaan ke dalam Daftar CMC," jelas BYD dalam dokumen yang diajukan ke Bursa Efek Hong Kong.



Simak Video "Video: Kebakaran Terjadi di Garasi Parkir BYD di Shenzhen, China"

(dry/din)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork