Bukan Malaysia dan Thailand, Subaru Forester Indonesia Diimpor Langsung dari Jepang

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 19 Mei 2022 12:43 WIB
Jakarta -

Subaru Forester 2022 resmi mendarat di Indonesia. Satu fakta yang cukup menarik, mobil bergaya SUV itu diimpor oleh PT Plaza Auto Mega secara utuh dari Jepang. Padahal Indonesia sebenarnya bisa mengimpor dari negara-negara Asia Tenggara yang memproduksi Subaru seperti Thailand dan Malaysia. Lalu mengapa Indonesia justru memilih impor langsung dari Jepang?

Dijelaskan Chief Operating Officer (COO) Subaru Indonesia, Arie Christopher, PT Plaza Auto Mega selaku Agen Pemegang Merek Subaru di Indonesia memang diberi semacam keistimewaan dari prinsipal Subaru untuk mengimpor langsung mobil-mobil Subaru dari Jepang.

"Jadi pada saat kami ditujuk oleh Subaru Corporation Jepang, sebagai perwakilan baru Subaru di Indonesia, kami mendapat privilege (hak istimewa), kami mendapat keuntungan, untuk mendapatkan mobil langsung dari Jepang," buka Arie di Plaza Subaru Alam Sutera, Tangerang Selatan, Rabu (18/5/2022).

Menurut Arie, bagi konsumen sendiri, jika diharuskan memilih, maka sudah pasti akan memilih Subaru buatan Jepang, ketimbang produk CKD (Completely Knocked Down) dari pabrik Subaru di Thailand maupun Malaysia.

"Pastinya kalau konsumen harus memilih, mau mobil full 100% dari Jepang, atau mobil CKD dari negara Asean, kira-kira pilih yang mana? Pasti yang Jepang, dong," sambung Arie.

Sebagai informasi, Subaru Forester yang dibawa ke Indonesia merupakan generasi kelima model 2022. Model ini meluncur pertama kali di Jepang pada Desember 2021 dan dijual secara global mulai kuartal pertama tahun 2022.

Subaru Forester untuk pasar Indonesia ditawarkan dalam dua pilihan tipe dan harga, pertama tipe 2.0i-L Rp 579.500.000 dan kedua tipe 2.0i-S EyeSight dengan harga Rp 659.500.000. Kedua harga tersebut berstatus on the road Jakarta.

Bagi konsumen yang berminat membeli mobil ini harus bersabar menunggu beberapa bulan. Sebab batch pertama distribusi Subaru Forester baru akan dilakukan pada Agustus 2022.

(lua/din)