Hyundai Gencar Jualan Mobil Listrik di Indonesia, Ada yang Beli?

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 19 Jan 2022 11:53 WIB
Mobil listrik Hyundai
Seberapa laris penjualan mobil listrik Hyundai di Indonesia. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Hyundai gencar memasarkan mobil listrik di Indonesia. Setelah menjual resmi Ioniq dan Kona Electric, Hyundai juga dipastikan siap memproduksi mobil listrik crossover Ioniq 5. Memang seberapa lariskah penjualan mobil listrik Hyundai di Indonesia?

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mendominasi penjualan mobil pada kategori Electric Vehicle (EV), khususnya di segmen Kendaraan Listrik Berbasis Baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun 2021, model BEV Hyundai mendominasi penjualan ritel di segmen tersebut dengan 605 unit yang terjual dari total 693 transaksi ritel yang dibukukan. Hyundai mendominasi pasar BEV sebesar 87,3%.

Mobil listrik IONIQ 5 mejeng di IEMS 2021Mobil listrik Ioniq 5 akan diproduksi di Indonesia tahun ini Foto: Dok. Hyundai Motors Indonesia (HMID)

Adapun Kona Electric memimpin segmen BEV dengan penjualan 366 unit atau 52,8% dari total penjualan ritel, disusul Ioniq dengan 239 unit atau 34,5%. Di tahun 2020, Hyundai juga memimpin pangsa pasar BEV dengan total 124 unit yang terjual dari total 130 transaksi ritel berdasarkan data Gaikindo.

"Hyundai menyambut baik antusiasme dan penerimaan pelanggan kami di Indonesia terhadap komitmen Hyundai dalam membangun mobilitas masa depan Tanah Air. Kami percaya bahwa pencapaian yang diterima oleh kedua model EV Hyundai tersebut tidak terlepas dari komitmen kami sebagai perusahaan otomotif yang berpusat pada pelanggan serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka," kata President Director PT Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha, dalam keterangan resminya.

Kona Electric dan Ioniq Electric mencatat sejarah mereka di Indonesia. Di samping itu, kami juga akan memperkenalkan Ioniq 5, yang akan diproduksi Hyundai di Indonesia. Hal ini tentunya semakin memperkuat visi Hyundai untuk era elektrifikasi dan Indonesia akan segera menempati posisi yang lebih tinggi lagi di industri EV global," lanjut dia.

Kona Electric dan Ioniq Electric yang hadir bersamaan sejak akhir tahun 2020 telah menandai permulaan komitmen jangka panjang Hyundai untuk membangun ekosistem EV Indonesia. Melalui kerjasama dengan pemerintah Indonesia dan mitra strategis lainnya, Hyundai telah membangun fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di lebih dari 180 titik lokasi di penjuru Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua.

Secara bersamaan dalam berbagai kesempatan, Hyundai mengatakan telah secara proaktif telah mengedukasi pelanggannya di Indonesia tentang manfaat memiliki EV serta memastikan bahwa EV dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari untuk semua orang.

Selain itu, Hyundai juga berupaya membangun ekosistem EV dengan kolaborasi bersama LG Energy Solution untuk mendirikan pabrik manufaktur sel baterai di Karawang, Jawa Barat, yang mana pembangunannya ditargetkan selesai pada semester pertama tahun 2024.

Tahun ini Hyundai juga memastikan memproduksi Ioniq 5, salah satu model BEV paling ditunggu. Ioniq 5 juga merupakan model pertama yang akan menggunakan Electric-Global Modular Platform (E-GMP), yaitu platform yang dirancang khusus oleh Hyundai Motor Group untuk model-model EV di masa mendatang.

Tonton juga Video: Kemenhub Gelar Touring Mobil Listrik Jakarta-Jambi

[Gambas:Video 20detik]



(lua/din)