ADVERTISEMENT

Hyundai Setop Pengembangan Mesin Bensin, Fokus ke Mobil Listrik

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 03 Jan 2022 11:22 WIB
Hyundai Palisade
Hyundai setop pengembangan mesin bensin. Foto: Hyundai Motors Indonesia
Jakarta -

Hyundai Motor Group resmi menyetop pengembangan mesin pembakaran dalam alias Internal Combustion Engine (ICE). Hal itu dilakukan Hyundai sebagai komitmen terhadap pengembangan kendaraan listrik.

Tahun 2021 telah berakhir dan sepertinya Hyundai sudah memiliki resolusi untuk tahun 2022. Resolusi Hyundai untuk tahun 2022 ini cukup berani, karena perusahaan asal Korea Selatan ini bakal menyetop riset dan pengembangan mesin konvensional, bensin-diesel, yang dianggap tidak ramah lingkungan.

Seperti dikutip dari Bussines Korea, Hyundai Motor Group tiba-tiba menutup divisi Pusat Pengembangan Mesin di Markas Besar R&D-nya. Dengan demikian, Hyundai secara resmi telah menyatakan kebijakannya untuk tidak merilis lagi model baru yang didukung mesin pembakaran dalam.

Hyundai melakukan reorganisasi terbesar yang pernah ada di kantor pusat R&D (Research and Development) pada 17 Desember 2021. Namyang Research Institute memiliki 12.000 personel R&D dan merupakan organisasi kunci yang berfungsi sebagai otak Hyundai Motor Group.

Pabrikan yang baru saja menanamkan investasinya besar-besaran di Indonesia itu pun mengubah divisi Powertrain jadi divisi Pengembangan Elektrifikasi, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk riset dan pengembangan kendaraan listrik.

Pusat Pengembangan Mesin ditutup sepenuhnya dan semua pusat yang terkait dengan powertrain diubah menjadi unit yang terkait dengan elektrifikasi. Di yang sama, Hyundai memutuskan fokus pada proyek pengamanan teknologi baterai, dengan mendirikan Pusat Pengembangan Baterai.

Hyundai Motor juga telah meleburkan beberapa divisi yang terpisah di departemen R&D untuk mempercepat pengembangan kendaraan listriknya. Caranya dengan menyatukan Tim Manajemen Proyek (PM) dan Tim Pengembangan Produk Terpadu menjadi organisasi pengembangan kendaraan yang mencakup pengembangan desain (arsitektur) hingga produksi massal.

Hyundai sendiri menjadi salah satu perusahaan otomotif dunia yang gencar memproduksi kendaraan listrik. Pabrikan ini tercatat sudah memiliki beberapa model kendaraan ramah lingkungan, seperti Kona Electric, IONIQ Electric, serta IONIQ 5.

(lua/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT