Daihatsu Jamin Kembalikan Selisih Uang Konsumen yang Beli Pakai PPnBM 25%

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 19 Sep 2021 15:25 WIB
Angka penjualan mobil di Indonesia turun drastis gegara pandemi COVID-19. Era new normal diharapkan dapat kembali membuat penjualan mobil di Indonesia bergeliat
Daihatsu jamin kembalikan selisih uang konsumen yang beli mobil pakai skema diskon PPnBM 25%.Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menjamin akan mengembalikan selisih uang konsumen yang terlanjur beli mobil pakai skema diskon PPnBM 25%. Seperti diketahui, harusnya pada September 2021 ini, skema relaksasi yang diterapkan adalah PPnBM 25%. Tapi kemudian pemerintah merevisi aturan itu dan memutuskan memperpanjang skema diskon PPnBM 100% dari September hingga Desember 2021.

"Harga di awal bulan (September) kan sudah naik (dengan adanya diskon PPnBM 25%). Nah per hari ini (Jumat 17/9/2021) semua harga akan direvisi jadi sesuai dengan diskon PPnBM 100%," kata Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director ADM, Amelia Tjandra, di Kantor Pusat ADM, Sunter, Jakarta Utara, belum lama ini.

Ditambahkan Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, harga-harga mobil Daihatsu saat ini memang sudah sesuai dengan diskon PPnBM 100% dan sama seperti harga bulan lalu. Namun pengecualian untuk Daihatsu Terios, karena versi improvement-nya sudah meluncur dengan penambahan fitur Eco Idle, maka harganya ada peningkatan.

"Kalau harga model-model lain, dengan skema PPnBM 100%, itu artinya tinggal lanjut dari harga yang bulan (Agustus) kemarin. Kalau harga yang Terios, tidak sama ya dengan harga yang bulan kemarin. Kenapa? Karena kan (Terios yang baru ini) ada (fitur) IDS-nya, jadi mengalami peningkatan (harga)," sambung Hendrayadi, dalam kesempatan yang sama.

Hendrayadi juga menjamin bahwa Daihatsu akan mengembalikan kelebihan uang konsumen yang sudah terlanjur beli mobil Daihatsu pakai skema PPnBM 25%. "(Selisih uang konsumen) dijamin akan dikembalikan. (Karena) selisihnya besar ya, bisa sampai belasan juta (rupiah). Itu kalau untuk biaya cicilan, bisa sampai 3-4 bulan," ujar Hendrayadi.

"Jadi sekali lagi, bagi konsumen yang sudah bayar kemarin, tidak akan dirugikan. Kita akan kembalikan kelebihannya tersebut. Dijamin," tukas Hendrayadi.

(lua/riar)