Perwakilan Apple Datang ke Jepang Ingin Bertemu Toyota, Ada Apa Nih?

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 04 Sep 2021 10:15 WIB
Apple Car
Ilustrasi mobil Apple Foto: ilustrasi/istimewa
Jakarta -

Perusahaan teknologi Apple berencana akan membuat mobil listrik pertamanya dalam waktu dekat. Untuk bisa mewujudkannya, raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini bakal menggandeng Toyota dalam memproduksi mobil EV.

Dikutip dari Carscoops, dalam beberapa minggu terakhir Apple dikabarkaan telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan besar seperti Panasonic, LG, Samsung, dan SK Innovation. Terbaru, perwakilan dari Apple dikabarkan tengah berada di Jepang.

Kehadiran Apple di Negeri Matahari Terbit diprediksi untuk melakukan kerjasama awal dengan Toyota. Dikabarkan Apple bakal mencoba membangun mobil listrik pertamanya dengan bantuan Toyota sebagai pemasok pada komponen utama mobil.

Karena Apple baru terjun ke dalam industri otomotif, perusahaan berusaha mengandalkan kerjasama dengan pabrikan mobil untuk menciptakan kendaraan. Dengan terjalinnya mitra dengan Toyota, Apple berharap dapat membangun mobil listrik yang mumpuni.

Sebelum menjalin kerjasama dengan Toyota, Apple terlebih dulu melakukan negosiasi dengan Hyundai untuk membuat mobil listrik. Namun sayang, rencana tersebut gagal dan kedua belah pihak mengklaim belum melakukan pembahasan apapun soal produksi mobil EV.

Apple Car siap meluncur tahun 2024Apple Car rencnanya akan diperkenalkan pada tahun 2024 Foto: Autoevolution

Namun sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Apple atau Toyota mengenai kerjasama tersebut. Jika benar terwujud, maka Apple akan masuk dalam daftar perusahaan teknologi yang terjun di industri otomotif.

Tidak hanya Apple yang gencar ingin memproduksi kendaraan listrik. Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, juga ikut terjun ke dalam industri otomotif.

Dilansir Reuters, beberapa waktu lalu Xiaomi telah mendaftarkan anak perusahaannya bernama Xiaomi EV Inc yang akan fokus pada produksi kendaraan listrik. Dikabarkan Xiaomi telah menanamkan modal sebesar US$ 1,55 miliar atau setara Rp 22 triliun.

Tekat Xiaomi dalam memproduksi kendaraan listrik semakin terlihat saat perusahaan telah membeli salah satu start up pada bidang teknologi otonom, Deepmotion, dengan biaya lebih dari US$ 77 juta (Rp 1,1 triliun). Xiaomi juga berupaya membuat investasi besar-besaran dengan Motorcomm, yakni perusahaan yang bekerja untuk pengembangan chip komunikasi yang bakal ditanamkan pada kendaraan listrik super canggih.



Simak Video "Sstt! Bukan Hanya Avanza, Toyota Juga Bakal Hadirkan Innova Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)