Geliat Bisnis Toko Ban Saat PSBB, Layani Ambulans & Mobil Satpol PP

Nurcholis Maarif - detikOto
Selasa, 08 Des 2020 18:55 WIB
Bridgestone
Foto: Trijaya Ban Otista
Jakarta -

Kebijakan pembatasan sosial di Indonesia tak ayal berdampak ke semua sektor, termasuk dunia bisnis. Contohnya di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sempat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat pada rentang waktu bulan April hingga Juni sampai akhirnya memberlakukan PSBB proporsional dalam rangka transisi mulai tanggal 5 Juni 2020.

Walaupun PSBB transisi, saat ini pemerintah masih mengharuskan pengusaha untuk menurunkan kapasitas pengunjung mereka hingga 50%. Ini dilakukan sebagai salah satu usaha menjaga jarak dan pencegahan penularan virus, tetapi ini memberikan kesempatan bagi bisnis retail untuk kembali menggeliat.

Geliat ini dirasakan pula oleh salah satu toko retail ban yang berlokasi di bilangan Jalan Otista, Jakarta Timur. Toko yang bernama Trijaya Ban ini yang juga berstatus sebagai Toko Model (TOMO) yang merupakan salah satu jaringan Outlet Resmi Bridgestone, merek ban yang ternama di Indonesia.

Sri Murwani, sang pemilik TOMO Trijaya Ban menyebut masa-masa awal PSBB membuat mereka harus membagi seluruh pegawai menjadi dua tim terpisah, belum lagi jumlah pelanggan yang menurun dikarenakan mobilitas mereka yang juga terbatas. Ia mengaku penjualan saat diberlakukannya PSBB di Jakarta hanya sekitar 30% dari omzet biasanya.

Namun, seiring dengan kepercayaan pelanggan terhadap bagaimana ia mengoperasikan toko dengan protokol kesehatan yang ketat, kini omzetnya bisa perlahan-lahan kembali normal. Pada bulan Oktobe-November ini bahwa omzet bulanannya sudah kembali ke sekitar 50% dari omzet biasa sebelum pandemi.

Sri Murwani juga berbagi cerita bahwa selama penerapan PSBB secara ketat, tokonya sempat tetap harus beroperasi dikarenakan ia masih harus melayani beberapa instansi pemerintah.

"Karena sedang pandemi, jadi mobilitas ambulance meningkat lebih dari biasanya. Beberapa mobil ambulance itu ganti bannya di sini, ada juga Satpol PP dan mobil truk sampah. Order untuk mobil tersebut meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya," ujar Sri Murwani.

Murwani mengaku beruntung TOMO miliknya dipercaya oleh pemerintah setempat sebagai pilihan untuk mengganti ban. Menurutnya, hal ini dipicu juga oleh produk Bridgestone yang ia jual. Kualitas produk yang baik berbicara dengan sendirinya terhadap kepercayaan konsumen.

BridgestoneFoto: Bridgestone

"Saya beruntung menjadi bagian dari outlet resmi Bridgestone, karena kepercayaan konsumen kepada produk ban Bridgestone juga sangat membantu antusiasme konsumen untuk datang ke outlet kami dan mengganti ban walaupun di situasi PSBB seperti ini, tutup Sri Murwani.

TOMO Bridgestone Trijaya Ban sudah berdiri semenjak tahun 1977 dan sudah lebih dari 30 tahun menjadi salah satu outlet resmi PT Bridgestone Tire Indonesia.

(akn/ega)