Rabu, 23 Sep 2020 14:57 WIB

Rasio Kepemilikan Mobil di RI Naik Jadi 99 Unit per 1.000 Penduduk

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Penjualan mobil di Indonesia pada kuartal-1 tahun 2013 tembus diangka 300.000 unit. Toyota tetap jadi produsen terlaris di Indonesia. Rasio kepemilikan mobil di Indonesia mencapai 99 mobil per 1.000 penduduk. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indonesia menjadi salah satu pasar otomotif terbesar di dunia. Bahkan, beberapa tahun ke belakang, penjualan mobil secara domestik di Indonesia paling tinggi di ASEAN.

"Dari kacamata produksi secara global di tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat ke-13, sesuatu yang perlu kita banggakan. Walaupun kemudian di kacamata penjualan (domestik), industri otomotif roda empat (Indonesia) menduduki posisi ke-15," kata Kukuh Kumara, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam sebuah diskusi virtual.

Dalam hal produksi maupun penjualan mobil domestik, Indonesia bersaing ketat dengan negara ASEAN lainnya seperti Thailand. Dalam hal produksi, Thailand jauh mengungguli Indonesia, sebab negara itu banyak melakukan ekspor mobil juga. "Sementara kalau dari kacamata pasar domestik Indonesia lebih unggul ketimbang Thailand," sebut Kukuh.

Dari angka produksi, Thailand sudah bisa memproduksi mobil lebih dari 2 juta unit per tahun. Sementara Indonesia baru mencapai 1,2 juta sampai 1,3 juta per tahun.

"Ini yang menjadi tantangan Indonesia adalah, bagaimana kita bisa mengungguli Thailand padahal Thailand penduduknya hanya 70 juta, sementara Indonesia 270 juta, namun produksinya kalah," kata Kukuh.

Meski begitu, potensi industri otomotif di Indonesia masih sangat tinggi. Sebab, rasio kepemilikan mobil di Indonesia baru mencapai 99 mobil per 1.000 penduduk. Angka itu naik dari data sebelumnya pada 2017 dengan rasio kepemilikan 87 mobil per 1.000 penduduk.

"Kita bandingkan dengan Malaysia yang penduduknya sekitar 88 juta, rasio kepemilikan mobil di Malaysia itu sekitar 490 unit mobil per 1.000 penduduk, Thailand 275 (mobil per 1.000 penduduk)," ucap Kukuh.

Menurut Kukuh, ini menunjukkan potensi bagi pasar otomotif di Indonesia. Jika bisa ditingkatkan, industri otomotif di Indonesia akan semakin bangkit.

"Kalau kita nambah satu saja menjadi 100 mobil per 1.000 penduduk, penduduk kita 270 juta, maka ada penambahan sekitar 270 ribu mobil," ujar Kukuh.

"Saat ini produksi di Indonesia masih di kisaran 1,3 juta, 1 juta untuk konsumsi domestik, 300 ribu diekspor. Kita sudah ekspor ke 80 negara di dunia. Kapasitas yang sudah terpasang 2,3 juta unit mobil per tahun. Artinya kita memproduksi 1,3 masih di bawah kapasitas yang sebenarnya, masih bisa dioptimalkan," sambungnya.



Simak Video "Membeludak! Dibuka Perdana, GIIAS 2019 Diserbu Pengunjung"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com