Dikatakan Chief Executive PT Astra Peugeot Rokky Irvayandi, Peugeot belum tertarik berinvestasi di Indonesia untuk membuat fasilitas perakitan.
"Pertimbangannya sama ya untuk brand apapun, pasti adalah volumenya berapa. Jika memang volumenya tidak besar lebih baik kami impor CBU. Kalau produksi di sini kan pasti investasinya besar," kata Rokky, di Tangerang Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kami masih CBU dari Perancis, tapi ke depannya apakah akan ada CBU dari Asia atau enggak? Misalnya kan bisa dapat impor tax 0 persen kan, biaya transportnya lebih murah, itu akan kami pertimbangkan," katanya lagi.
Sampai akhir periode 2019, Astra Peugeot menargetkan penjualan mobil sebanyak 150 unit, rinciannya 100 unit untuk model SUV 3008 dan 50 unit untuk 5008.
"Per bulan Mei 2019 itu kami sudah jual 39 unit, paling banyak masih di wilayah Jabodetabek," pungkasnya.
(lua/dry)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?