Di bawah kepemimpinan Kato, sejumlah perubahan bisa saja terjadi. Saat ini pasar Mitsubishi di Amerika Serikat terus tergerus di saat pasar Asia Tenggara yang meningkat. Meskipun demikian pilihan mencabut mereknya dari Amerika Serikat.
"Jika Anda adalah OEM skala besar, tentu saja Anda akan dapat memperoleh keuntungan. Tetapi apakah itu juga cocok untuk kami di Mitsubishi?" Kata Kato seperti dikutip dari Carbuzz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kato akan menerapkan strategi yang diterapkan oleh pendahulunya, Osamu Masuko. Strategi ini lebih berfokus pada profitabilitas dengan pertumbuhan yang stabil daripada ekspansi volume yang cepat.
Rencana Mitsubishi hingga tahun 2021 meliputi ppeluncuran sebuah SUV baru dengan nama Pajero atau Montero, Outlander PHEV generasi baru, sebuah truk pickup ukuran medium, dan Outlander Sport yang anyar. Secara global Mitsubishi tentu juga akan memantapkan pondasinya di pasar Asia Tenggara dengan membangun small MPV.
Meskipun Mitsubishi menemukan kesuksesan di pasar negara berkembang, saat ini mereka belum mengangkat bendera putih untuk menyerah pada pasar Amerika Serikat.
"Tidak mudah berada di pasar itu. Penjualan sedang berlanjut. Amerika Utara adalah salah satu pasar terbesar. Karena itu, keluar dari pasar penjualan mungkin bukan pilihan," pungkas Kato. (rip/dry)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat