Ferrari meluncurkan mobil listrik (EV) pertamanya yang bernama Luce. Tampilan mobil ini berbeda dari desain Ferrari biasanya.
Jika melihat tampilan Ferrari Luce ini tidak seperti Ferrari pada umumnya, rasanya tidak salah. Desain mobil ini digarap oleh LoveFrom, studio desain milik Jony Ive dan Marc Newson--dua orang jenius di balik desain ikonis iPhone dan Apple Watch.
Ferrari mempercayakan desain Luce kepada LoveFrom. Hasilnya? Sebuah mobil dengan desain glass house yang super bersih, sayap aerodinamis yang melayang di depan dan belakang, serta pintu baris kedua dengan gaya suicide doors ala Rolls-Royce.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaki-kakinya pun dibuat padat, Luce menggunakan velg raksasa berukuran 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Ini adalah velg terbesar yang pernah dipasang di mobil jalan raya Ferrari!
Luce menjadi Ferrari pertama dalam sejarah yang bisa menampung 5 orang sekaligus.
Ferrari nggak mau pakai motor listrik pasaran. Mereka membekali Luce dengan 4 motor listrik radial flux (satu di setiap roda) yang dikembangkan sendiri di Maranello, mengadopsi teknologi langsung dari hypercar Ferrari F80 dan mobil balap F1 mereka.
Perusahaan menyatakan bahwa semua komponen dibuat secara mandiri (in-house), sehingga mobil ini dapat diperbaiki oleh perusahaan hingga masa depan, demi melindungi nilai jual kembali dari Luce.
Ferrari Luce Foto: Dok. Ferrari |
Motor depan Luce bisa menyemburkan tenaga 282 HP (210 kW), sementara motor belakang menggila dengan tenaga 831 HP (620 kW). Ketika digabungkan dalam Boost Mode, mobil ini memuntahkan tenaga kombinasi sebesar 1.035 hp. Well, punya bobot mencapai 2.260 kg akibat gendong baterai besar ternyata bukan halangan bagi Ferrari Luce untuk pamer kecepatan.
Urusan performa tetap bikin geleng-geleng kepala. Berbekal empat motor listrik, Ferrari Luce mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik saja!
Meskipun beratnya hampir 2,5 ton, Ferrari menolak mobil ini disebut limbung. Mereka menyematkan teknologi suspensi aktif generasi ketiga turunan dari Ferrari F80 dan sistem independent 4-wheel steering (empat roda bisa berbelok).
Ditambah dengan sistem Torque Vectoring yang bisa membagi tenaga ke setiap roda secara independen dalam hitungan milidetik, Ferrari mengklaim kelincahan mobil ini setara dengan mobil sport yang bobotnya 400 kg lebih ringan.
Dikutip dari BBC, Chief Executive Ferrari, Benedetto Vigna, mengatakan bahwa Luce--yang berarti "cahaya" dalam bahasa Italia--membutuhkan waktu setengah dekade (5 tahun) untuk dikembangkan.
Ferrari Luce Foto: Dok. Ferrari |
Banyak pabrikan mobil listrik memanipulasi suara mesin lewat speaker di dalam kabin agar terdengar gahar. Ferrari menolak gimmick tersebut.
Luce menggunakan alat pengukur getaran (accelerometer) presisi yang dipasang di poros roda belakang. Alat ini menangkap getaran asli dari komponen yang berputar, lalu menyaring dan mengeraskannya lewat sistem khusus--mirip cara kerja gitar listrik! Hasilnya? Suara raungan mobil listrik yang autentik dan bisa diatur volumenya oleh pengemudi.
Berapa kocek yang harus robek untuk menebus mobil ini? Ferrari akan mulai membuka keran pemesanan di Eropa pada akhir tahun ini dengan harga mulai dari β¬520.000 atau sekitar Rp 12 miliaran.
Untuk pasar Amerika Serikat dan wilayah global lainnya baru akan kebagian unit pada kuartal kedua tahun 2027.
(riar/rgr)














































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat