Senin, 11 Feb 2019 13:35 WIB

Sienta Merosot, Toyota Andalkan Veloz dan Rush

Dina Rayanti - detikOto
Toyota Sienta Foto: Rengga Sancaya Toyota Sienta Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Toyota Sienta merosot penjualannya sepanjang tahun 2018. Sejak tahun 2016 dikenalkan, tahun 2018 penjualan Sienta turun drastis. Kalau biasanya dalam setahun Sienta bisa mencetak penjualan hingga belasan ribu unit, maka pada 2018 hanya sekitar 5.000an unit.

Ketika dikonfirmasi, Toyota sendiri tak memberikan jawaban spesifik terkait merosotnya penjualan Sienta. Toyota pun tampak tak terlalu mempersoalkan penurunan penjualan Sienta.


"Bicara Sienta tidak lepas dari startegi Toyota dengan kombinasi model 7 seater khususnya di rentang harga rata-rata Rp 200-300 jutaan," sebut Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy saat dikonfirmasi.

Anton juga menampik kalau mobil bermodel kotak laiknya Sienta sudah tak lagi dilirik orang Indonesia. Toyota sendiri memiliki beberapa mobil bermodel kotak selain Sienta yakni Alphard dan Voxy. Dengan kisaran harga Rp 200 jutaan, Sienta juga harus bersaing dengan saudara sendiri.

Di rentang harga yang sama dengan Sienta, Toyota memiliki Veloz dan Rush.

"Dengan ketiga model itu kita berharap untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Total penjualan ketiga model tersebut di 2017 adalah 58 ribu unit, sedang di 2018 adalah 75 ribu unit," jelas Anton.


Selera mobil orang Indonesia dilontarkan Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor sudah mulai bergeser. Orang Indonesia sebut Jonfis menyukai mobil dengan desain ciamik.

"Orang Indonesia nggak suka mobil boxy coba aja lihat mobil LCGC sama MPV yang boxy kurang diminati. Indonesia sukanya yang stylish dan sporty," terang Jonfis.

Video Ototest Toyota Sienta

[Gambas:Video 20detik]



(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com