Senin, 19 Nov 2018 13:38 WIB

Laporan dari Italia

Tak Terlalu Mahal, Ini Alasan Orang Italia Enggan Beli Lamborghini

Ruly Kurniawan - detikOto
Ilustrasi Lamborghini Foto: Luthfi Anshori Ilustrasi Lamborghini Foto: Luthfi Anshori
Vallelunga - Tidak seperti di Indonesia, harga Lamborghini di Italia masih terbilang terjangkau. Namun hal itu tak lantas membuat orang-orang membelinya, karena mobil Lamborghini tidak bisa selalu digunakan setiap saat.


Salah satu crew Automobili Lamborghini S.p.A, Andew, mengungkapkan setiap pengendara di Italia harus mematuhi peraturan jalan salah satunya batas kecepatan atau speed limit. Rata-rata, di jalanan umum kecepatan maksimum adalah 60 km/jam dan 150 km/jam di tol atau jalur bebas hambatan.


"Itulah salah satu hal mengapa mobil Lamborghini menjadi penampakkan yang cukup jarang. Karena mobil tersebut tidak bisa selalu digunakan, apalagi ada peraturan yang harus dipenuhi dahulu. Pemilik kebanyakan hanya memakai Lambo ketika ada keperluan tertentu saja," katanya ketika berbincang bersama detikOto di Vallelunga, Italia.

Jadi, biasanya orang yang memiliki mobil Lamborghini di Italia sudah punya kendaraan sehari-hari terlebih dahulu. "Jadi Lamborghini bukanlah mobil keseharian mereka. Mereka hanya menggunakannya ketika ingin bersenang-senang saja," ujar Andrew.



"Selebihnya, untuk sehari-hari, pemilik menggunakan mobil lain seperti VW Polo, Opel, atau Mercedes-benz dan BMW," lanjutnya.

Bila peraturan jalan dilanggar, hukuman berat menanti si pengendara. "Denda atas kesalahan berkendara walaupun kecil sangat besar disini. Jadi lebih baik kami (warga Italia-Red) membeli mobil lain dahulu. Setelah punya paling tidak 5 mobil dan keperluan harian telah terpenuhi, baru deh beli Lamborghini," tutupnya. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed