Seperti disebutkan Marketing & Costumer Relation Divisi Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso. Mobil LCGC berkapasitas 7 penumpang mulai menyalip penjualan MPV yang di Indonesia dikenal sebagai mobil sejuta umat.
"Dulu sebelum LCGC ada market Low MPV paling besar tapi ada LCGC yang cukup memberi kontribusi cukup bagus," ujar Hendrayadi di diler PT Kharisma Sentosa, Maluku, Ambon, Jumat (16/11/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: City Car yang Keok dengan LCGC |
"Waktu pertama belum ada yang MPV baru ada hatchback dan pemain lain waktu itu Ayla kontribusinya besar sekali. Tapi begitu LCGC Sigra maka sekarang bergeser ke LCGC, MPV bergeser," lanjut Hendrayadi.
Baca juga: Mobil LCGC Bisa Buat 'Ngesot' Tidak? |
Ia lebih lanjut menjelaskan harga LGCG berkapasitas tujuh penumpang yang murah menjadi alasan di balik meroketnya penjualan Sigra.
"Market indonesia MPV masih favorit hanya LCGC MPV lebih terjangkau jadi beralih ke LCGC MPV, hanya karena masalah keterjangkauan harga," pungkasnya.
Pilihan mobil LCGC saat ini cukup banyak, mulai dari Astra Daihatsu Ayla, Astra Toyota Agya, Datsun, Calya, Sigra, Suzuki Karimun, dan Honda Brio Satya.
Tonton juga 'Wuling Confero Resmi Diluncurkan, Siap Gilas LCGC':
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India