Motornya Hancur! Marc Marquez Akui Jatuh karena Blunder

Motornya Hancur! Marc Marquez Akui Jatuh karena Blunder

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 27 Apr 2026 18:40 WIB
USA, AUSTIN- MARCH 29:
Spanish driver Marc Marquez of Ducati Lenovo Team competes during the Red Bull Grand Prix of ther United States MotoGP at the Circuit of the Americas of Austin on March 29, 2026 in Austin, USA. (Photo by Hasan Bratic/Anadolu v
Marc Marquez Foto: Hasan Bratic/Anadolu via Getty Images
Jakarta -

Nasib apes menimpa Marc Marquez. Dia terjatuh saat balapan utama MotoGP Spanyol 2026, padahal rider Spanyol ini bisa juara Sprint Race sebelumnya. Kenapa bisa begitu, The Baby Aliens?

Marquez start dari posisi pertama pada balapan di di Circuito de Jerez - Angel Nieto, Minggu (27/4/2025) malam WIB. Juara dunia delapan kali itu bisa mempertahankan posisi terdepan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru dua lap berjalan, Marquez harus rela disalip sang adik, Alex Marquez yang start dari posisi lima. Nasib apes dialami Marc. Setelah disalip adiknya, dia crash di tikungan 11. Motornya hancur, usai terseret keluar aspal lalu masuk gravel.

Marquez bilang itu murni kesalahannya. Dia ingin berbenah diri supaya lebih konsisten saat balapan.

ADVERTISEMENT

Insiden crash yang dialami juara dunia delapan kali itu terjadi akibat tekanan yang ia berikan pada diri sendiri. Marquez mengaku terlalu bernafsu untuk mengendalikan situasi di lintasan.

"Itu murni kesalahan saya. Terkadang hal itu terjadi, dan pada putaran-putaran awal balapan, saya mencoba mengendalikan segalanya," ujar Marquez seperti dilansir dari Crash.

MotoGP - Spanish Grand Prix - Circuito de Jerez, Jerez, Spain - April 26, 2026 An image of Ducati Lenovo Team's Marc Marquez crashing on the big screen during the MotoGP race REUTERS/Jon NazcaMotoGP - Spanish Grand Prix - Circuito de Jerez, Jerez, Spain - April 26, 2026, Marc Marquez terjatuh di tikungan 11 saat balapan utama. REUTERS/Jon Nazca Foto: REUTERS/Jon Nazca

Bukan tanpa alasan Marquez tampil agresif sejak awal. Ia menyadari bahwa sang adik, Alex Marquez, menunjukkan kecepatan yang luar biasa di sepanjang akhir pekan, terutama saat kondisi trek kering.

"Saya tahu bahwa Alex lebih cepat daripada siapa pun dalam kondisi trek kering akhir pekan ini," tambahnya.

Bagi Marquez, strategi yang ia siapkan sebenarnya sudah cukup matang. Ia tidak menargetkan kemenangan yang muluk, melainkan mengamankan posisi yang realistis untuk menjaga poin di klasemen.

"Target saya adalah berusaha untuk finis di posisi ketiga atau keempat itu," jelas pembalap asal Spanyol tersebut.

Kini, Marquez memilih untuk melupakan insiden tersebut dan segera melakukan evaluasi. Ia berharap hasil uji coba dan latihan yang dilakukan bisa menjadi bekal untuk memperbaiki performanya agar lebih stabil di balapan utama hari Minggu.

"Besok kita ada uji coba, di mana kita akan mencoba berusaha lebih keras dan melihat apakah kita bisa berkembang di beberapa aspek, terutama agar bisa lebih konsisten di hari Minggu," pungkas Marquez.

Tim pabrikan Ducati Lenovo yang digawangi Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sedang paceklik kemenangan. Mereka belum pernah menang dari 4 balapan utama pada awal musim 2026.




(riar/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads