Rabu, 10 Okt 2018 15:48 WIB

Harga Mobil Mewah Tidak Naik, Tapi Daya Beli Orang Turun

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Mercedes-Benz Foto: Mercedes-Benz
Jakarta - Dolar yang terus menguat terhadap rupiah sejauh ini belum mengubah harga mobil keluaran Mercedes-Benz. Karena pabrikan Eropa itu masih menggunakan mata uang Euro sebagai acuan harganya.

Deputy Director Sales and Network Development Mercedes-Benz Indonesia, Karianto Hardjosoemarto menegaskan kondisi ekonomi saat ini tidak ada pengaruh terhadap harga jual kendaraan mereka, namun kenaikan dolar ini di sisi lain justru mempengaruhi konsumen mereka di Indonesia yang kebanyakan berasal dari kalangan pebisnis.



"Impact terbesar sebenarnya paling dirasakan oleh konsumen kami. Pembeli Mercedes-Benz kebanyakan pengusaha, sehingga kalau usaha mereka yang perlu ekspor dan impor dan menggunakan dolar maka mereka akan mempertimbangkan untuk membeli mobil baru," ujar Karianto kepada detikOto.

Selain itu berbagai regulasi dan tarif pajak baru yang diberlakukan pemerintah akan membuat konsumen merogoh kocek lebih dalam karena mampu menambah biaya hingga 3x lipat dari harga mobil. Harga yang melambung tersebut berlaku pada segmen supercar yang didatangkan secara utuh atau CBU dengan mesin besar di atas 3.000 cc.

"Regulasi pemerintah membatasi kendaraan dengan engine displacement besar. Kalau ada peminat yang membeli mobil bermesin 4.000 cc V8, kalau kena regulasi pemerintah sekian, engine di atas 3.000 cc sekian, ultra luxury tax sekian, sehingga mendapatkan harga akhir yang cukup mencengangkan," tambah Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Indonesia Hari Arifianto.



Meskipun demikian Hari mengaku masih ada konsumen yang memesan. Contohnya Mercedes-Benz AMG G63 seharga sekitar Rp 5 miliar yang sudah ditunggu 3 pemesannya. Harga tersebut belum termasuk tambahan biaya dari pajak dan regulasi yang berlaku saat ini di Indonesia

Mercedes-Benz sendiri baru meluncurkan 3 mobil baru yakni Mercedes-Benz A-Class, CLS dan V 260 untuk pasar Indonesia. "Kendaraan ini kita launching dan customer sudah bisa pesan sekarang untuk delivery akan dilakukan mulai akhir November," ujar Karianto. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed