Kamis, 08 Feb 2018 12:10 WIB

Laporan dari Singapura

Faktor-faktor Ini Bikin Orang Mau Beli Mobil Listrik

Dina Rayanti - detikOto
Merasakan Fasilitas Pengisian Baterai Mobil Listrik di Thailand. Foto: Rangga Rahadiansyah Merasakan Fasilitas Pengisian Baterai Mobil Listrik di Thailand. Foto: Rangga Rahadiansyah
Singapura - Mobil listrik saat ini memang menjadi salah satu fokus bagi para produsen mobil di seluruh dunia karena digadang-gadang menjadi mobil ramah lingkungan untuk masa depan. Tapi masih banyak konsumen yang ragu untuk beralih menggunakan mobil listrik dari mobil konvensional.

Bagi para pengguna mobil di kawasan Asia dan Oseania, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan penjualan mobil listrik. Apa saja ya?



Insentif pajak menjadi faktor utama konsumen mau beralih menggunakan mobil listrik.

"75 persen dari mereka mengatakan adanya insentif pajak bisa membuat harga mobil jauh lebih murah," ungkap Senior Vice President, Mobility, Frost and Sullivan Vivek Vaidya di Singapura.



Infrastruktur yang belum memadai juga menjadi pertimbangan konsumen saat hendak membeli mobil listrik. Mereka pastinya memikirkan bagaimana jika mobil kehabisan listrik di tengah jalan sedangkan tak ada tempat pengisian ulang di sekitar situ.

"Mereka semua bilang saya memarkir mobil di apartemen, kantor yang tak memiliki fasilitas pengecasan padahal seharusnya bisa tersedia di tempat-tempat itu untuk memudahkan pemilik mobil listrik," lanjut Vivek.



Para konsumen tersebut juga meminta keistimewaan saat mereka membeli mobil listrik. Misalnya saja seperti jalan prioritas, parkir gratis hingga diskon biaya tol agar tidak sama dengan para pemilik mobil konvensional.

Adanya perlakuan khusus itu dinilai bisa membuat konsumen berpikir untuk beralih ke mobil listrik. (dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed