Toyota Veloz Hybrid mendapat respons positif sejak pertama kali meluncur di Indonesia pada GIIAS 2025 silam. Hingga saat ini, penjualan MPV hybrid tersebut bahkan telah mencapai 16 ribu unit, melebihi ekspektasi Toyota.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma bilang, capaian tersebut di luar ekspektasi Toyota. Hal itu disampaikan saat ditemui di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang (7/8/2026).
"Sejak launching hingga sekarang sudah 16 ribu unit (penjualannya). Jadi ini merupakan di luar target kami. Kami juga selalu membawa Veloz Hybrid di setiap eksibisi kami. Terus kemudian di semua dealer kami juga ada unit test drive-nya. Dengan kegiatan-kegiatan ini semakin mengedukasi masyarakat Indonesia untuk lebih familiar dengan hybrid dan juga bisa merasakan keunggulan dan juga benefit dari hybrid," kata Bansar kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan Toyota Avanza dan Veloz Foto: Dok. Toyota-Astra Motor (TAM) |
Tingginya penerimaan terhadap Veloz Hybrid kemudian memunculkan pertanyaan mengenai peluang Toyota memberikan teknologi serupa pada Avanza. Maklum, Avanza dan Veloz merupakan mobil MPV satu platform.
Bansar bilang Toyota tak menutup kemungkinan tersebut. Kata Bansar, masukan konsumen dan perkembangan kebutuhan pasar menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk Toyota berikutnya.
"Pasti kita tidak menutup mata untuk studi ya, semua kebutuhan masyarakat dan semua masukan dari masyarakat itu menjadi acuan kami buat bagaimana mengembangkan mass product-nya. Kami juga melihat bahwa dengan penerimaan hybrid, terutama di MPV 7-seater, ini mungkin ya bisa match (cocok) dengan Avanza," ujarnya.
Meski peluang tersebut terbuka, Toyota belum memberikan kepastian apakah Avanza hybrid akan segera diproduksi atau diluncurkan. Bansar bilang Toyota masih melakukan studi karena karakter konsumen Avanza dan Veloz tidak sepenuhnya sama. Avanza selama ini memiliki basis konsumen yang lebih luas di segmen MPV keluarga.
"Tapi saat ini kita sedang studi terus, karena Avanza ini mempunyai spesifikasi kustomer yang segmennya mungkin agak berbeda (dengan segmen kustomer Veloz Hybrid), sehingga kita coba bagaimana menghadirkan produk yang komplet untuk menjawab semua segmen di Indonesia," tukas dia.











































