Mereka mengatakan butuh biaya yang cukup besar hingga sekitar Rp 1 miliaran agar mobil listriknya bisa bersaing dengan buatan internasional.
Biaya memang jadi kendala utama para mahasiswa ini dalam mengembangkan dan juga membuat mobil listrik. Masalah lain adalah mereka harus membagi waktu kuliahnya dan juga mengembangkan mobil ramah lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi yang saat ini masih duduk di bangku kuliah Teknik Informatika UII Semester VI terlibat dalam pembuatan mobil Formula Kaliurang Unisi II. Ke depan, ia dan timnya berencana untuk memproduksi massal city car bertenaga listrik.
Ia dan teman-temannya pun sedang mencari sponsor yang cukup besar agar proyek tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencana. Dengan begitu mobil listrik karya anak bangsa bisa tercipta dan siap bersaing dengan mobil listrik buatan negara lain. (dry/rgr)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta