Kata Mahasiswa Soal Kendala Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia

Kata Mahasiswa Soal Kendala Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia

Dina Rayanti - detikOto
Minggu, 07 Mei 2017 18:08 WIB
Kata Mahasiswa Soal Kendala Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Mengembangkan mobil listrik ternyata membutuhkan biaya yang cukup mahal. Hal tersebut sempat dikeluhkan oleh para mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.

Mereka mengatakan butuh biaya yang cukup besar hingga sekitar Rp 1 miliaran agar mobil listriknya bisa bersaing dengan buatan internasional.

Biaya memang jadi kendala utama para mahasiswa ini dalam mengembangkan dan juga membuat mobil listrik. Masalah lain adalah mereka harus membagi waktu kuliahnya dan juga mengembangkan mobil ramah lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kesulitan selain itu pembagian waktu sih soalnya kita harus berpikir keras bagaimana mengembangkan teknologi dan juga harus bagi waktu sama kuliah," kata salah satu mahasiswa UII yang juga ikut mengembangkan mobil listrik, Rudi Arta R, saat berbincang dengan detikOto di arena IIMS 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta.

Rudi yang saat ini masih duduk di bangku kuliah Teknik Informatika UII Semester VI terlibat dalam pembuatan mobil Formula Kaliurang Unisi II. Ke depan, ia dan timnya berencana untuk memproduksi massal city car bertenaga listrik.

Ia dan teman-temannya pun sedang mencari sponsor yang cukup besar agar proyek tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencana. Dengan begitu mobil listrik karya anak bangsa bisa tercipta dan siap bersaing dengan mobil listrik buatan negara lain. (dry/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads