"Pembangunan R&D Center ini merupakan komitmen Daihatsu untuk memajukan industri otomotif tanah air, sekaligus menyiapkan ADM sebagai basis produksi dan basis produk Daihatsu di luar Jepang, sekaligus menjadi aset nasional," ujar Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra, kepada wartawan, di Karawang, Jawa Barat, Senin (10/4/2017).
Gedung yang memakan biaya investasi mencapai Rp 1 triliun ini, dibangun di atas luas total tanah 25 hektar, yang dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti fasilitas Design Building, Engineering Building, dan Test Course.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan itu saja, dalam gedung R&D Center ADM, terdapat juga pengujian untuk mobil yang akan diekspor. "Karena kita ekspor, ada pengujian dalam suhu minus 30 derajat, di dalam test track, termasuk test banjir dua arah tadi, dan ada juga tiga jenis kondisi jalan, satu indonesia, Jepang, dan Malaysia," kata Amel.
Namun Amel menegaskan, meski ada tempat khusus untuk pengujian mobil yang akan diekspor, fokus ADM tetap pada pasar domestik.
"Ekspor, sebenarnya kami lebih banyak fokus menyiapkan produk Daihatsu untuk dalam negeri. Kalau diekspor adalah satu bonus. Tapi tetap market in Indonesia yang disesuaikan dengan pasar Indonesia," tutur Amel.
Proses pengembangan R&D Center lebih lanjut dikatakan Dipto telah dilakukan sejak tahun 2011, dengan memamerkan A Concept di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011, yang saat ini dikenal dengan nama Daihatsu Ayla. Jadi gedung yang baru ini merupakan pengembangan dari pusat R&D yang sudah lama.
"2013 merintis basis, kami ajari kepada orang-orang yang kami rekrut, styling juga, model skala kecil, kita asah dulu. Lalu 2015 sampai pada kemampuan minor change, dari engine hood, sampai bemper depan dan belakang, juga lampu. Dan pada 2019 diharapkan full model change," tuturnya.
Pada R&D Center ini juga terdapat standar proses atau tahapan dalam membuat dan mengembangkan suatu produk.
"Mulai dari Market Survey & Product Planning, kemudian Product Design, lalu Product Engineering Design, Prototype Making, Prototype Testing, Production Tooling, Production Trial, Mass Production, serta Sales & After Sales Services," pungkas Dipto (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun