Kamis, 30 Mar 2017 11:05 WIB

Tidak Ada Standar Test Tabrak di RI, Toyota Mengacu ke ASEAN NCAP

Dina Rayanti - detikOto
Foto: IIHS Foto: IIHS
Jakarta - Fitur-fitur keamanan pada mobil di Indonesia belum memiliki standar. Seperti misalnya fitur apa saja yang harus dipasang oleh setiap produsen mobil jika ingin menjual produknya di Indonesia.

PT Toyota Astra Motor (TAM) misalnya memanfaatkan uji tabrak ASEAN NCAP di Malaysia untuk memastikan kendaraannya aman bila terjadi tabrakan.

"Kita tetap penuhi ASEAN NCAP sebagai standar kita, karena daripada kita nggak ada standar sama sekali akan lebih bahaya terus," kata Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta.

Menurut Soerjo, dengan memiliki standar uji tabrak ASEAN NCAP membuatnya juga lebih mudah untuk melakukan ekspor. Karena kata Soerjo produk-produk tersebut bisa bersaing dengan produk lain.

"Minimum kita tahu batasnya dimana dan kita jangan bermain di lokal aja karena kan kendaraan kita diekspor juga. Kalau kita ekspor Avanza misalnya ke Filipina, Filipina menganut ASEAN NCAP produk kita bisa nggak laku jadi harus ikuti juga standar di luar seperti apa," tambah Soerjo.

TAM sendiri menargetkan produk-produk yang dijualnya bisa mendapatkan setidaknya 4 bintang dalam uji tabrak. Dari seluruh modelnya yang dijual di Indonesia, hingga saat ini tersisa dua model yang belum melakoni tes tabrak.

"Kita maunya iya, semua mobil. Unsur safety itu buat kita paling utama. Tinggal 2 aja yang belum, udah hampir semua, Calya juga sudah memenuhi," lanjut Soerjo.

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed