PT Toyota Astra Motor (TAM) misalnya memanfaatkan uji tabrak ASEAN NCAP di Malaysia untuk memastikan kendaraannya aman bila terjadi tabrakan.
"Kita tetap penuhi ASEAN NCAP sebagai standar kita, karena daripada kita nggak ada standar sama sekali akan lebih bahaya terus," kata Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minimum kita tahu batasnya dimana dan kita jangan bermain di lokal aja karena kan kendaraan kita diekspor juga. Kalau kita ekspor Avanza misalnya ke Filipina, Filipina menganut ASEAN NCAP produk kita bisa nggak laku jadi harus ikuti juga standar di luar seperti apa," tambah Soerjo.
TAM sendiri menargetkan produk-produk yang dijualnya bisa mendapatkan setidaknya 4 bintang dalam uji tabrak. Dari seluruh modelnya yang dijual di Indonesia, hingga saat ini tersisa dua model yang belum melakoni tes tabrak.
"Kita maunya iya, semua mobil. Unsur safety itu buat kita paling utama. Tinggal 2 aja yang belum, udah hampir semua, Calya juga sudah memenuhi," lanjut Soerjo.
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya