Penjualan Tak Sebanyak Pabrikan Jepang, Renault Tetap Pede

Penjualan Tak Sebanyak Pabrikan Jepang, Renault Tetap Pede

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 21 Okt 2016 09:06 WIB
Penjualan Tak Sebanyak Pabrikan Jepang, Renault Tetap Pede
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Dua pabrikan asal Jepang yaitu Mazda dan Mitsubishi telah mengalihkan strategi bisnisnya di Indonesia. Produsen mobil asal Prancis, Renault yang penjualannya tidak sebaik pabrikan Jepang pun masih yakin dengan keberadaannya di Indonesia. Alasannya mereka beraliansi dengan Nissan yang dapat memperkuat posisinya.

"Itu dia, yang mungkin orang belum banyak tahu adalah aliansi. Renault itu memanfaatkan aliansi ini kerja sama dengan Nissan, makanya kami lihat ada celah. Celahnya di mana? Kalau saya boleh ngomong, merek lain punya pabrik di Thailand, tapi saya punya di Korea dan India, itu semua ada FTA-nya. Jadi kalau yang lain enggak berani, Renault tetap berani," kata Head of Sales and Marketing Division PT Auto Euro Indonesia, Ario Soerjo di Jakarta.

Selain itu, Renault juga masih berencana untuk membuat pabriknya di Indonesia agar semakin mengokohkan bisnisnya di Indonesia. Namun masih melihat potensi yang ada di pasar ke depannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya pede lah dan rencana pabrik tetap ada kok, belum hilang. Hanya saja karena semua lagi turun, kami lihat kapan nanti economic scale sudah memenuhi cara, maka nanti di-assembling," lanjut Ario.

Kepercayaan diri Renault didukung oleh dua produk terbarunya yang baru diluncurkan kemarin di kelas SUV yaitu Koleos dan Kwid.

"Memang iya (penjualannya sedikit), paling tinggi cuma 200-an kok, dan itu hanya Duster. Maka dengan adanya dua ini jadi tambahan, saya nggak muluk-muluk kok, Koleos 200 dan Kwid 800," tutur Ario. (dry/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads