Dilansir dari reuters, model yang ditarik diantaranya Civic dan Accord yang di produksi antara tahun 2009 hingga 2011. Secara global, ada 51 juta unit mobil Honda yang menggunakan airbag Takata.
Angka ini merupakan setengah yang berjumlah 100 juta unit dari seluruh kendaraan yang menggunakan airbag Takata. Penarikkan ini dilakukan karena inflator airbag Takata berisiko menimbulkan ledakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penarikkan pada Kamis kemarin, dilakukan setelah Kementerian Transportasi Jepang meminta Honda untuk menambah penarikannya sekitar 7 juta unit seluruh kendaraannya yang terpasang inflator airbag Takata pada Mei lalu, karena tidak mengandung elemen pengering.
Tanpa pengering ini memungkinkan amonium nitrat yang menjadi bahan utama inflator Takata mudah meledak.
Setelah kejadian ini, Honda memutuskan tidak akan menggunakan inflator airbag dari Takata di semua model barunya dan telah menyetop pemesanan dari Takata. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun